DPC PDI Perjuangan Sumbawa Buka “Rumah Aspirasi Rakyat”, Siap Tampung Keluhan dan Pengaduan Masyarakat
Sumbawa Besar (NTBSatu) – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa resmi membuka kantor partai sebagai “Rumah Aspirasi Rakyat”, Selasa, 19 Mei 2026.
Tempat ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan, keluhan, maupun kebutuhan pelayanan publik.
Dalam pelayanannya, masyarakat dapat menyampaikan berbagai persoalan seperti pertanian, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan.
Pelayanan publik, bantuan sosial, hukum, dan persoalan sosial kemasyarakatan lainnya. Pelayanan dibuka dari Senin-Sabtu, pukul 08.00-17.00 Wita.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa, Amilan Hatta, M.Si., mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari fungsi dasar partai politik sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah.
Menurutnya, partai politik tidak seharusnya hanya hadir pada momentum elektoral, tetapi juga aktif menjalankan fungsi sosial dan politik di tengah masyarakat.
“Partai politik tidak hanya berfungsi sebagai kendaraan elektoral untuk meraih kekuasaan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan politik, penyalur aspirasi masyarakat, dan jembatan komunikasi antara rakyat dan negara,” ujar Amilan.
Ia menjelaskan, keberadaan ‘’Rumah Aspirasi Rakyat’’ merupakan bentuk komitmen PDI Perjuangan untuk membuka ruang komunikasi yang lebih dekat, terbuka, dan responsif terhadap persoalan masyarakat.
Karena itu, kantor partai tidak hanya dipahami sebagai ruang administratif organisasi. Tetapi juga sebagai ruang publik yang dapat diakses masyarakat.
Kata Amilan, fungsi tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Partai Politik yang menempatkan partai sebagai sarana pendidikan politik, partisipasi masyarakat, serta penyalur aspirasi publik dalam sistem demokrasi.
“Partai memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk menyerap, menghimpun, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat agar dapat menjadi perhatian dalam kebijakan publik,” katanya.
Amilan menilai, pendekatan yang langsung menyentuh masyarakat menjadi penting di tengah menurunnya kepercayaan publik terhadap partai politik. Menurutnya, partai yang aktif hadir di tengah rakyat akan lebih memahami kebutuhan masyarakat secara nyata.
“Partai yang hidup bersama rakyat akan lebih mampu memahami persoalan masyarakat secara konkret dan mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak pada kepentingan publik,” pungkasnya. (adv)




