AdvertorialPendidikan

Unram dan GEKRAFS Kampus NTB Bekali Mahasiswa Keterampilan Marketing Digital

Mataram (NTBSatu)Universitas Mataram (Unram) memperkuat pembinaan karier mahasiswa melalui GEKRAFS Kampus Marketing Masterclass, pada Rabu, 17 Juni 2206.

Kegiatan ini membekali mahasiswa dan alumni dengan keterampilan branding, pemasaran, kewirausahaan, serta pengembangan karier di era digital.

UPA Bimbingan Konseling dan Pembinaan Karir (BKPK) Unram menggandeng GEKRAFS Kampus NTB menggelar kegiatan tersebut. Ruang Sidang Prof. Morisco Fakultas Teknik Unram menjadi lokasi pelaksanaan masterclass.

IKLAN

Mahasiswa dan alumni Unram mengikuti kegiatan itu dengan antusias. Mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar langsung dari para praktisi industri kreatif.

Kepala UPA BKPK Unram, apt. Yoga Dwi Saputra, S.Farm., M.Pharm.Sci., membuka kegiatan dengan menyampaikan pentingnya pengembangan kompetensi mahasiswa. Menurutnya, dunia kerja membutuhkan lulusan yang memiliki kemampuan lebih dari sekadar akademik.

Selain menguasai bidang keilmuan, mahasiswa juga perlu membangun keterampilan praktis. Kemampuan marketing, menurut Yoga, mampu mengembangkan hardskill sekaligus softskill yang dibutuhkan dunia kerja.

IKLAN

Selanjutnya, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unram, Dr. Sujita, S.T., M.T., membuka kegiatan secara resmi. Ia mengapresiasi kolaborasi UPA BKPK Unram dengan GEKRAFS Kampus NTB.

Menurut Dr. Sujita, kolaborasi tersebut menghadirkan ruang belajar yang relevan bagi mahasiswa. Para peserta dapat memperoleh pengalaman langsung dari praktisi yang telah berkiprah di dunia usaha.

“Kegiatan semacam ini memperluas wawasan mahasiswa mengenai pengembangan diri. Mahasiswa juga dapat mulai merancang karier maupun membangun usaha sejak masih kuliah,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Lombok Womenpreneur Club, Indah Purwanti Ningsih, S.E., hadir sebagai narasumber utama. Ia membagikan pengalaman membangun usaha melalui strategi branding dan marketing.

Dalam pemaparannya, Indah menjelaskan bisnis tidak selalu membutuhkan modal besar. Seseorang dapat memulai usaha dengan memanfaatkan potensi, keterampilan, dan sumber daya yang tersedia.

Lebih lanjut, ia mengajak mahasiswa mengenali kebutuhan pasar sebelum membangun usaha. Langkah tersebut membantu pelaku usaha menciptakan produk yang memiliki nilai tambah.

“Saya tekankan juga pentingnya membangun identitas produk yang kuat. Pelaku usaha juga perlu memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi yang efektif,” katanya.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar menjaga konsistensi saat mengembangkan usaha. Kreativitas dan strategi pemasaran menjadi kunci menghadapi persaingan bisnis yang semakin ketat.

Hadirkan Remotify

Sementara itu, kegiatan tersebut juga menghadirkan Remotify sebagai mitra pendukung. Platform ini berfokus pada pembimbingan dan pengembangan karier remote internasional.

Remotify memperkenalkan berbagai peluang karier pada bidang kreatif dan digital. Peserta memperoleh informasi mengenai profesi seperti Digital Marketing, Social Media Specialist, hingga Content Creator.

Pada sesi berikutnya, Riska Amelia dari Remotify membagikan pengalaman mengenai peluang magang internasional dan pekerjaan remote. Ia menjelaskan kebutuhan industri global terhadap talenta digital terus meningkat.

Menurut Riska, mahasiswa perlu memperkuat keterampilan digital sejak dini. Portofolio, kemampuan komunikasi, dan profil profesional juga menjadi faktor penting saat melamar pekerjaan.

Selain membagikan materi, Riska juga memberikan berbagai tips memperoleh kesempatan magang maupun pekerjaan remote. Peserta memanfaatkan sesi tersebut untuk berdiskusi mengenai persiapan memasuki pasar kerja global.

Melalui kegiatan ini, UPA BKPK Unram terus memperkuat program pengembangan karier yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Kolaborasi bersama mitra eksternal membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa dan alumni.

Sejalan dengan komitmen tersebut, Unram terus menghadirkan program yang mendorong lahirnya lulusan adaptif, kreatif, dan berdaya saing global. Langkah ini sekaligus memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi perkembangan industri masa depan. (*)

Artikel Terkait