Breaking NewsLombok Tengah

Olah TKP Kebakaran Sade, Labfor Bali Periksa Titik Awal Api

Lombok Tengah (NTBSatu) – Penyebab kebakaran yang melanda Rumah Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, hingga kini masih dalam penyelidikan.

Tim gabungan Polda NTB dan Polresta Lombok Tengah bersama Laboratorium Forensik (Labfor) Bali telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Senin, 24 Agustus 2026.

Kapolresta Lombok Tengah, Kombes Pol Hariyanto mengatakan, pemeriksaan difokuskan pada satu titik yang berada di bagian paling atas kawasan Sade, yang diduga menjadi lokasi awal api terlihat.

IKLAN

“Yang dilakukan hanya titik satu saja yang di paling ujung paling atas. Yang di atas saja,” kata Hariyanto, Senin, 24 Agustus 2026.

Namun, polisi belum dapat memastikan bagian bangunan yang menjadi titik awal kebakaran. Kondisi bangunan yang terbakar membuat petugas masih menunggu hasil pemeriksaan Labfor.

“Itu nanti kita lihat lagi. Karena semuanya terbakar, kita belum tahu. Nanti dari Labfor yang menjelaskan semuanya ini,” ujarnya.

IKLAN

Dalam proses penyelidikan, sekitar lima orang telah memberi keterangan. Mereka merupakan warga yang mengetahui maupun terlibat langsung dalam aktivitas di sekitar lokasi sebelum kebakaran terjadi.

Hariyanto menegaskan, polisi belum menarik kesimpulan terkait penyebab kebakaran. Pihaknya memilih menunggu hasil pemeriksaan Labfor untuk memastikan sumber api.

“Belum ada. Dugaan kita nunggu dari Labfor saja yang menjelaskan. Karena itu harus pasti. Tidak bisa menebak,” tegasnya.

Masih Menunggu Pemeriksaan Lebih Lanjut

Ia mengatakan, hasil pemeriksaan nantinya akan secara resmi Labfor atau Polda NTB sampaikan. Namun, waktu penyampaian hasil tersebut masih menunggu proses pemeriksaan.

“Akan ada nanti dari Labfor atau dari Polda yang menyampaikan,” kata Hariyanto.

Sementara itu, pemeriksaan di TKP telah selesai dilakukan. Sejumlah bagian lokasi sebelumnya telah terpasang garis polisi untuk menjaga kondisi TKP tetap dalam status quo selama proses penyelidikan.

Setelah pemeriksaan selesai, masyarakat mulai diperbolehkan masuk untuk melakukan pemulihan. Pemkab Lombok Tengah juga berencana menggelar pembersihan kawasan secara bersama-sama pada Rabu mendatang.

Kegiatan tersebut rencananya melibatkan pemerintah daerah, TNI, Polri, masyarakat, BPBD, SAR, serta unsur lainnya dan langsung Bupati Lombok Tengah pimpin.

Hariyanto memastikan petugas menangani kebakaran sesuai prosedur. “Yang jelas kita melakukan tindakan sesuai prosedur saja,” pungkasnya.(*)

Artikel Terkait