Lombok Tengah

Fasilitas Danau Biru Lombok Tengah Memprihatinkan, Jembatan Utama Bolong hingga Toilet Rusak

Mataram (NTBSatu) – Kondisi Infrastruktur di kawasan wisata Danau Biru, Kabupaten Lombok Tengah, kini terlihat memprihatinkan karena kurangnya perawatan.

Jembatan kayu yang merupakan akses utama bagi pengunjung untuk menikmati keindahan panorama danau, terpantau mengalami kerusakan di beberapa titik. Papan-papan kayu penyangga jembatan tersebut melapuk dan berlubang besar, hingga secara langsung mengancam keselamatan pengunjung.

Salah seorang pengunjung, memperlihatkan keadaan sekitar tempat wisata ini, yang tampak kurang terawat. Hingga menunjukkan fasilitas umum dalam keadaan rusak.

IKLAN

“Ini kondisi Danau Biru sekarang. Danau seindah ini, fasilitas tidak terawat,” ujarnya, mengutip Facebook Bang Enyot, Kamis, 18 Juni 2026.

Akses Utama yang Membahayakan

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat jelas bagaimana sejumlah anak kecil harus berjalan dengan sangat hati-hati. Hal itu demi menghindari lubang-lubang yang menganga besar di sepanjang jembatan kayu.

Selain itu, beberapa bilah papan kayu bahkan sudah hilang sepenuhnya, sehingga langsung memperlihatkan permukaan danau yang cukup dalam di bawahnya. Wisatawan yang melintas terpaksa mencengkeram erat pagar pembatas jembatan untuk menjaga keseimbangan agar tidak terperosok ke dalam lubang.

IKLAN

Di sisi lain, kerusakan parah juga melanda sejumlah fasilitas penunjang pariwisata lainnya di sekitar area Danau Biru. Toilet umum yang ada tidak berfungsi dengan layak.

Area toilet juga tampak kotor, penuh noda, tidak terawat, serta kehilangan sebagian besar kelengkapan sanitasi dasar.

Keadaan serupa juga terlihat pada sebuah bangunan paviliun atau gazebo besar yang terletak di dekat area peristirahatan. Bagian tengah bangunan tersebut kini justru beralih fungsi sebagai tempat tumpukan sampah plastik dan puing-puing material bangunan yang runtuh. Hal ini memperburuk estetika destinasi wisata alam ini.

Minim Perhatian Pengelola

Pria tersebut juga berulang kali menyayangkan kontrasnya keadaan alam di Danau Biru yang masih sangat asri, dengan fasilitas buatannya yang rusak.

“Tapi sayang, ini semuanya sudah rusak, hancur. Bahaya ini,” lanjutnya.

Kawasan yang sempat memiliki potensi besar untuk mendatangkan wisatawan ini, kini menyisakan infrastruktur terbengkalai. Tanpa adanya tanda-tanda perbaikan atau renovasi dari pihak pengelola maupun pemerintah setempat.(*)

Artikel Terkait