Pemerintahan

Gubernur Iqbal Atensi Kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok

Mataram (NTBSatu) – Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal memberi perhatian khusus terhadap insiden kabakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok, Rabu pagi, 12 Agustus 2026.

Ia mengatakan, setelah menerima laporan, dirinya langsung meminta Dinas Perhubungan NTB untuk berangkat ke lokasi membantu melakukan evakuasi., sudah berangkat ke lokasi untuk membantu melakukan evaluasi langsung.

“Yang jelas ini akan jadi perhatian khusus kita,” kata Iqbal, Rabu, 12 Agustus 2026.

‎Ia juga menyebut Menteri Perhubungan akan segera menuju lokasi untuk melihat langsung penanganan insiden tersebut.

‎Menurutnya, pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan PT ASDP Indonesia Ferry karena kawasan Pelabuhan Lembar dikelola oleh perusahaan tersebut.

IKLAN

Koordinasi ini untuk memastikan fasilitas penyeberangan tetap memadai dan mendukung keselamatan pengguna jasa.

‎”ASDP mengelola kawasan Lembar ini, jadi kami juga akan koordinasi dengan ASDP nanti untuk memastikan semua fasilitasnya,” ujarnya.

‎Iqbal mengatakan insiden KMP Putri Yasmin menjadi momentum untuk mengevaluasi layanan dan fasilitas penyeberangan di NTB. “Apa pun yang terjadi hari ini akan menjadi perhatian kita bersama untuk perbaikan ke depan,” kata dia.

‎Sebelumnya, KMP Putri Yasmin mengalami kebakaran saat melayani rute Padangbai, Bali menuju Pelabuhan Lembar, Lombok, sekitar pukul 03.30 Wita.

Tanggapan ASDP

General Manager ASDP Lembar, Handoyo Priyanto, mengatakan keselamatan penumpang menjadi prioritas. Ia membenarkan insiden kebakaran KMP Putri Yasmin pada Rabu pagi. Kapal tersebut melayani lintasan Padangbai-Lembar.

Handoyo menyebut ASDP langsung berkoordinasi dengan KSOP, Basarnas, kepolisian, dan stakeholder terkait. ASDP juga mengaktifkan posko tanggap darurat di Pelabuhan Padangbai dan Pelabuhan Lembar.

“Fokus ASDP saat ini mendukung evakuasi, penerimaan, dan penanganan penumpang terdampak,” kata Handoyo.

Proses evakuasi melibatkan kapal Polairud, kapal TNI Angkatan Laut, Basarnas, dan kapal asing. Handoyo menyebut sejumlah kapal telah membawa penumpang dari lokasi kejadian.

Dua kapal yang disebut bergerak dalam proses tersebut ialah KMP Portlink 2 dan KMP Salindo. Namun, proses evakuasi belum sepenuhnya selesai saat keterangan diberikan. ASDP masih menunggu satu kapal tambahan untuk membawa penumpang menuju Pelabuhan Lembar.

Handoyo juga mengatakan petugas menyiapkan posko kesehatan di area pelabuhan. Penumpang yang membutuhkan perawatan akan mendapat penanganan bersama Dinas Kesehatan. (*)

Muhammad Yamin

Jurnalis NTBSatu

Artikel Terkait