Bahasa Inggris Makin Diminati Siswa SMK, Guru: Minat Naik dari Tahun ke Tahun
Lombok Tengah (NTBSatu) – Minat siswa mempelajari bahasa Inggris di SMKN 1 Jonggat, Lombok Tengah, terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
Meski kemampuan siswa masih belum merata, sejumlah siswa mulai menunjukkan ketertarikan lebih dalam menguasai bahasa internasional tersebut.
Guru Bahasa Inggris SMKN 1 Jonggat, Nasnayadi, mengatakan kemampuan rata-rata siswa saat ini masih perlu ditingkatkan. Namun, ia melihat mulai banyak siswa yang memiliki kemauan untuk belajar dan mengembangkan kemampuan bahasa Inggris.
“Untuk kemampuannya belum rata-rata. Masih jauh, masih belum. Tapi ada beberapa anak di setiap kelas yang menonjol,” jelasnya kepada NTBSatu, Rabu 5 Agustus 2026.
Ia menyebut, beberapa siswa dari jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) memiliki kemampuan bahasa Inggris yang cukup baik. Mereka bahkan mampu menjelaskan sesuatu menggunakan bahasa Inggris dengan lebih percaya diri.
Selain DKV, terdapat pula siswa dari jurusan perhotelan yang menunjukkan ketertarikan terhadap bahasa Inggris. Menurut Nasnayadi, minat siswa terhadap mata pelajaran tersebut terus mengalami perkembangan positif.
“Alhamdulillah naik,” ujarnya.
Latar Belakang Jurusan jadi Tantangan
Nasnayadi menjelaskan, salah satu tantangan dalam mengajarkan bahasa Inggris di tingkat SMK adalah latar belakang jurusan siswa yang berbeda-beda. Tidak semua bidang keahlian menggunakan bahasa Inggris secara langsung dalam pembelajaran maupun praktik kerja.
“Untuk di SMK ini karena pertama jurusannya itu yang paling mendasar menjadi tantangan,” kata Nasnayadi.
Selain itu, perkembangan teknologi juga mengubah kebiasaan siswa dalam belajar. Jika sebelumnya siswa terbiasa membuka kamus untuk mencari arti kata, kini sebagian siswa lebih mengandalkan teknologi.
Karena itu, ia berupaya menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan agar siswa tidak merasa bahasa Inggris sebagai pelajaran yang sulit.
“Yang sering saya lakukan itu mengajarkan bahasa Inggris dengan jokes-nya. Membuat mereka senang dengan lelucon, gurauan, dan pembukaan kelas sebelum kegiatan inti dimulai,” jelasnya.
Menurut Nasnayadi, kemampuan bahasa Inggris menjadi bekal penting bagi siswa SMK ketika memasuki dunia kerja. Terlebih, Lombok Tengah saat ini terus berkembang sebagai daerah pariwisata dengan banyak peluang kerja di sektor pelayanan dan industri kreatif.
“Di mana-mana sekarang bahasa Inggris. Apalagi di dunia kerja luar, bahasa Inggris sangat dibutuhkan,” katanya.
Ia menambahkan, perkembangan pariwisata di Lombok, termasuk keberadaan kawasan wisata dan pembangunan hotel di wilayah selatan, membuat generasi muda penting menguasai bahasa Inggris.
Nasnayadi pun berpesan kepada siswa agar tidak menganggap bahasa Inggris sebagai pelajaran yang sulit. Menurutnya, pola pikir menjadi salah satu faktor yang menentukan keberhasilan seseorang dalam mempelajari sesuatu.
“Jangan berpikir bahwa bahasa Inggris itu sulit. Kalau kita bilang sulit, pelajaran apa pun akan terasa sulit,” pungkasnya. (*)




