Hubungan Eksekutif dan Legislatif Lobar Mulai Cair, Pembahasan APBD Perubahan Berpeluang Lanjut
Lombok Barat (NTBSatu) – Hubungan eksekutif dan legislatif di Lombok Barat (Lobar) mulai menunjukkan tanda mencair. Wakil Bupati Lobar, Ummi Nurul Adha (UNA) mengaku, komunikasi dengan DPRD kini berjalan lebih harmonis.
Di saat bersamaan, peluang melanjutkan pembahasan APBD Perubahan 2026 kembali terbuka. Sinyal tersebut muncul setelah UNA bertemu Ketua DPRD Lobar, Lalu Ivan Indaryadi pada Senin, 3 Agustus 2026.
UNA mengatakan, pertemuan itu menjadi bagian dari upaya memperbaiki hubungan antara pemerintah daerah dan DPRD. “Masalah yang lalu biarlah berlalu. Sekarang eksekutif dan legislatif bersama-sama membuka lembaran baru,” ujarnya, Senin, 3 Agustus 2026.
Menurutnya, fokus pemerintah kini bukan lagi pada dinamika politik sebelumnya, melainkan menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan daerah.
Selain itu, ia mengungkapkan Gubernur NTB juga memintanya membangun komunikasi yang lebih harmonis dengan DPRD.
“Salah satunya juga ada arahan dari Pak Gubernur untuk saya menindaklanjuti komunikasi yang harmonis dengan Ketua DPRD,” kata pimpinan daerah dari PKS tersebut.
APBD Perubahan Masih Dikaji
Lebih lanjut, UNA menyebut komunikasi tersebut membuka peluang melanjutkan pembahasan APBD Perubahan 2026. Namun, pemerintah daerah masih mengkaji aspek hukumnya bersama DPRD.
“Kita sedang kaji dulu bersama-sama. Apakah secara hukum masih bisa melanjutkan pembahasan perubahan atau seperti apa,” ujarnya.
Apabila hasil kajian menyatakan tidak memungkinkan, pemerintah akan mengikuti ketentuan yang berlaku. Sebaliknya, jika regulasi memperbolehkan, pembahasan akan kembali berjalan.
“Kalau memang tidak bisa, ya tidak kita bahas. Kalau bisa, kita lanjutkan bersama-sama,” katanya.
UNA menegaskan, keinginan melanjutkan pembahasan bukan hanya berasal dari pihak eksekutif. Menurutnya, langkah tersebut harus menjadi kesepakatan bersama antara pemerintah daerah dan DPRD.
“Kalau maunya eksekutif, tidak. Kita maunya sama-sama,” tegasnya.
Pertemuan Masih Sebatas Silaturahmi
Sementara itu, Ketua DPRD Lobar, Lalu Ivan Indaryadi mengatakan, pertemuan dengan UNA lebih berfokus memperbaiki hubungan kelembagaan. Ia menegaskan, belum ada pembahasan khusus mengenai LKPJ maupun APBD Perubahan.
“Beliau datang ke kami untuk silaturahmi dan membangun hubungan legislatif yang lebih baik,” katanya.
Meski demikian, Ivan memastikan DPRD tetap menunggu hasil evaluasi resmi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB. Menurutnya, DPRD belum dapat mengambil keputusan sebelum menerima arahan tersebut.
“Nanti kita tunggu evaluasi resmi dari provinsi seperti apa,” ujarnya.
Ia menambahkan, apabila pemerintah provinsi meminta pembahasan dilanjutkan, DPRD tetap akan membahasnya melalui mekanisme internal.
“Kalau tujuannya baik, kami tetap tegak lurus. Tapi kami juga harus rapat dengan internal kami,” katanya.
Bahkan, Ivan membuka kemungkinan pemerintah daerah menggunakan mekanisme lain apabila hasil kajian hukum mengarah ke sana. Saat ditanya apakah Peraturan Kepala Daerah (Perkada) dapat menjadi opsi, ia menjawab singkat.
“Bisa, bisa,” ujarnya singkat. (*)




