Pemkot Bima Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan
Kota Bima (NTBSatu) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bima mempertegas komitmennya dalam memperkuat peran strategis perempuan di pembangunan daerah.
Pemkot Bima merangkul Komunitas Wanita Meci Angi (KWMA) Kota Bima Periode 2026–2029 sebagai mitra kunci untuk mendorong kesejahteraan keluarga dan ekonomi warga.
Komitmen tersebut mengemuka saat Staf Ahli Bidang Kesra, Kemasyarakatan, dan SDM Setda Kota Bima, Hj. Suharni, S.E., meresmikan dan melantik kepengurusan baru KWMA di Paruga Na’e Convention Hall, Selasa, 28 Juli 2026.
Suharni menegaskan, Pemkot Bima membutuhkan sinergi nyata dari organisasi kemasyarakatan berbasis perempuan untuk menyelesaikan berbagai isu sosial.
Kehadiran komunitas ini tidak boleh sekadar menjadi wadah berkumpul, melainkan harus bergerak aktif menjadi motor penggerak ekonomi dan sosial hingga level akar rumput.
“Amanah ini bukan sekadar jabatan organisasi, tetapi tanggung jawab untuk menghadirkan peran nyata perempuan dalam mendukung pembangunan daerah. Melalui semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan pemberdayaan masyarakat,” tegas Suharni saat menyampaikan arahannya.
Buka Ruang Kolaborasi
Ia menambahkan, Pemkot Bima siap membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi KWMA untuk mengawal program-program strategis daerah. Mulai dari ketahanan keluarga, pendidikan, hingga pengembangan ekonomi kreatif masyarakat Bima.
Pemkot Bima optimistis keberadaan KWMA mampu menjadi katalisator perubahan dalam mewujudkan Kota Bima yang maju, bermartabat, dan berkelanjutan.
Suharni percaya, KWMA akan menjadi mitra strategis pemerintah dalam program pemberdayaan keluarga, pendidikan, sosial, budaya, hingga pengembangan ekonomi
“Kami mengapresiasi lahirnya Komunitas Wanita Meci Angi sebagai wadah yang mampu memperkuat solidaritas, meningkatkan kreativitas, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam berbagai program pemberdayaan,” lanjutnya.
Pemkot Bima terus mendorong penyusunan program kerja yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
Suharni meminta KWMA tidak berjalan sendiri, melainkan aktif menjalin jejaring dengan dinas terkait dan elemen masyarakat lainnya.
“Saya berharap seluruh pengurus menjaga kekompakan organisasi, membangun kolaborasi dengan pemerintah maupun elemen masyarakat, serta menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi perempuan dan masyarakat Kota Bima,” ujar Suharni. (*)




