Kota Mataram

Ambisi Besar Mataram Menuju Kota Bebas Sampah Terganjal Lahan

Mataram (NTBSatu) – Masalah sampah perkotaan yang kian kompleks menuntut solusi luar biasa. Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana menyebut, ingin mengadopsi teknologi pengolahan sampah tingkat lanjut. Hal ini demi menuntaskan persoalan hulu hingga hilir di Ibu Kota Provinsi NTB ini.

Mohan mengungkapkan, Pemerintah Pusat telah memberikan tawaran menarik terkait sistem pengelolaan sampah terpadu yang sangat canggih. Meskipun ia mengakui, syarat tersebut cukup menantang. Terutama, terkait ketersediaan lahan seluas satu hektare dan besaran biaya stimulan yang signifikan bagi kapasitas fiskal daerah, ia tetap optimis melihat prospek jangka panjangnya.

“Kita harus kaji betul karena persyaratan lahan satu hektare ini jadi kendala. Tetapi sebenarnya kalau ini bisa sampai terealisasi, persoalan sampah kita tuntas sekali. Bahkan mungkin kita bisa disubsidi sampah dari luar daerah, karena kapasitasnya yang besar,” ujar Mohan, Senin, 23 Februari 2026.

Memasuki tahun 2026, strategi pengurangan sampah tetap fokus pada optimalisasi fasilitas yang sudah ada. TPST Sandubaya dan TPST Kebon Talo menjadi garda terdepan dengan kapasitas reduksi yang terus pemerintah daerah tingkatkan.

“Penanganan sampah di tahun 2026 ini dengan berdirinya TPST Kebon Talo yang kapasitasnya 60 ton, saya rasa bisa mereduksi sampah yang menuju pembuangan akhir secara signifikan,” jelasnya.

1 2 3Laman berikutnya

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button