Pariwisata

Cuma Rp20 Ribu, Angkutan KSPN Mandalika 2026 Kini Hubungkan BIZAM hingga Sembalun

Lombok Timur (NTBSatu) – Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Timur, kembali mengaktifkan layanan angkutan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Mandalika 2026. Adapun rutenya Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) menuju Pancor hingga Sembalun.

Keputusan ini menyusul strategi integrasi transportasi, guna memudahkan mobilitas wisatawan dan masyarakat lokal di sepanjang kawasan destinasi wisata unggulan Pulau Lombok.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Timur, Muhammad Safwan mengatakan, pengaktifan kembali layanan KSPN bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antar destinasi.

“Layanan angkutan KSPN Mandalika 2026 ini dihadirkan untuk meningkatkan konektivitas antar destinasi wisata unggulan. Serta, memudahkan mobilitas masyarakat di kawasan Mandalika dan sekitarnya,” katanya kepada NTBSatu, Jumat, 17 April 2026.

Menjadi salah satu destinasi wisata unggulan, Mandalika tentu membutuhkan dukungan aksesibilitas yang bisa menjangkau titik-titik wisata lainnya, termasuk wilayah Sembalun di kaki Gunung Rinjani.

Layanan ini mencakup tiga rute utama, yaitu Narmada – Tawun, BIZAM – Pancor – Sembalun. Serta, rute panjang yang menghubungkan Mandalika – Sembalun melalui Senggigi dan Bangsal.

Adanya trayek ini dinilai sangat penting karena lebih murah, meski selama ini transportasi menuju dataran tinggi memiliki ongkos lebih mahal bagi pelancong perorangan atau masyarakat umum. Keberadaan kendaraan massal yang turut terjadwal, diharapkan mampu menumbuhkan sektor pariwisata agar lebih inklusif dan efisien.

Subsidi dan Standardisasi Armada

Untuk rute menanjak dan berkelok menuju sembalun, pihaknya mengerahkan armada minibus tipe Toyota Hiace terbaru dengan kapasitas 14 kursi guna menunjang kenyamanan wisatawan.

Kendaraan ini juga lengkap dengan standar keamanan dan kenyamanan modern. Mulai dari pendingin udara (AC), sabuk pengaman, hingga kamera pengawas (CCTV) di dalam kabin.

Untuk menekan harga tiket agar tetap terjangkau, pemerintah memberi subsidi penuh. Penumpang hanya perlu membayar Rp20.700 untuk sekali jalan dengan rute BIZAM – Pancor – Sembalun. Sedangkan, rute Mandalika – Sembalun via Senggigi hanya sebesar Rp25.600.

“Tarif angkutan KSPN Mandalika mendapatkan subsidi dari Pemerintah Pusat, sehingga harga tiket sangat terjangkau bagi masyarakat,” lanjutnya.

Namun, aturan operasional pada layanan ini sangat ketat. Armada tidak boleh menaikkan penumpang di tengah jalan, agar menjaga waktu tempuh dan jalur.

Untuk titik henti (shelter), pemerintah telah menetapkannya pada tiga lokasi utama, yaitu Bandara Lombok (BIZAM), Terminal Pancor, dan titik akhir di Sembalun.

Sedangkan untuk jadwal keberangkatan, sudah diatur secara konsisten. Dari BIZAM, kendaraan tersedia sejak pukul 07.00 hingga 09.00 Wita. Untuk arus balik dari Sembalun mulai pukul 11.00 hingga 13.00 Wita.

Lebih lanjut, Safwan berharap, program ini mendapat perluasan rute agar bisa menyentuh destinasi wisata di bagian Selatan. (Inda)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button