Kerajinan Tangan Lebih Diminati Wisatawan Kapal Pesiar di Lombok Barat
Lombok Barat (NTBSatu) – Kunjungan kapal pesiar Viking Sky ke Pelabuhan Gili Mas, Lombok Barat, pada Jumat, 20 Februari kemarin, tak hanya menjadi etalase pariwisata internasional. Tetapi juga membuka fakta menarik soal preferensi wisatawan mancanegara.
Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini atau LAZ mengungkapkan, wisatawan kapal pesiar justru lebih tertarik pada produk kerajinan tangan dan kain tenun khas daerah.
Sebaliknya, jika dibandingkan wisata kuliner, LAZ menganggap para wisatawan internasional tersebut tidak terlalu menyukainya.
“Kalau kita pelajari, bule-bule ini segmennya jelas. Paling dominan mereka itu suka kerajinan tangan, dan kain tenun. Itu yang paling banyak ditanya. Kalau makanan justru relatif kurang, karena mereka sangat sensitif soal higienitas dan alergi,” ujar LAZ ketika ditemui pasca berkunjung ke kapal pesiar Viking Sky, Jumat, 20 Februari 2026.
Menurutnya, kunjungan ribuan penumpang kapal pesiar selama singgah di Lombok Barat seharusnya menjadi peluang besar yang selama ini belum tergarap optimal.
“Ternyata bisa sampai ribuan orang datang, bus berputar-putar di Lombok Barat. Ini peluang yang harus kita tangkap seoptimal mungkin supaya mereka betah. Objek wisata harus kita siapkan, termasuk pertunjukan dan atraksi pendukungnya,” kata Lalu Ahmad Zaini.
Soroti Pentingnya Penataan Sekitar Pelabuhan
Ia juga menyoroti pentingnya penataan kawasan sekitar pelabuhan dan desa-desa tujuan wisata yang sudah masuk paket perjalanan, seperti Banyumulek, Sesela, Lingsar, dan Narmada.
“Selama ini mereka sudah terpaket keliling Lombok Barat, tapi objek-objek ini belum kita garap maksimal. Padahal, kerajinan tangan dan tenun kita punya daya tarik kuat. Ini peluang ekonomi yang harus kita kelola lebih serius, termasuk soal kebersihan dan fasilitas pendukung,” tegasnya.
Viking Sky Akan Berkunjung Sebanyak 30 Kali di 2026
Sebagai informasi, Viking Sky adalah kapal pesiar berbendera Norwegia yang beroperasi sejak 2017. Kapal ini berada dibawah perusahaan Viking Ocean Cruises. Dengan kapasitas sebanyak 930 penumpang dan 450 kru, kapal ini masuk kedalam golongan kapal pesiar yang cukup besar.
Di tahun 2026, menurut Manajer Operasional PT Pelindo Lembar, Wawan Abiyono, kapal ini ditargetkan akan berkunjung sebanyak 30 kali.
“Ini kunjungan kapal yang kelima, rencana tahun ini sekitar 30 kali,” ujar Wawan.
Potensi kunjungan kapal pesiar kelas dunia ini bisa menjadi sinyal untuk masyarakat luas. Sinyal untuk mempersiapkan bisnis berdasarkan segmentasi wisatawan internasional. Sehingga, kedepannya, Lombok Barat bisa dianggap siap dalam menyambut tamu mancanegara di daerah ini. (Zani)



