Lombok Barat

Targetkan 400 Ribu Wisatawan, Disparekrafpora Lombok Barat Siapkan 32 Event Unggulan 2026

Lombok Barat (NTBSatu) – Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga (Disparekrafpora) Lombok Barat telah meluncurkan Calendar of Event (CoE) untuk tahun 2026. Sebanyak 32 event disiapkan sebagai magnet utama guna mendongkrak angka kunjungan wisatawan ke wilayah tersebut.

​Kepala Dinas Disparekrafpora Kabupaten Lombok Barat, Agus Gunawan, mengungkapkan, peluncuran kalender kegiatan ini sudah dilakukan sejak akhir November 2025 lalu di Pasar Seni sebagai bentuk kesiapan daerah menyambut tahun kunjungan 2026.

​”Kita sudah launching CoE 2026 itu akhir November. Ada 32 event yang kami siapkan, mulai dari skala regional, nasional, hingga internasional,” ungkapnya.

​Agus menjelaskan, 32 event tersebut didistribusikan secara merata di 10 kecamatan guna menghidupkan potensi wisata lokal. Untuk skala nasional, Lombok Barat tetap mengandalkan event bergengsi seperti Senggigi Sunset Jazz.

Sementara itu, di skala internasional, ajang Merumata Coast Trail yang menjadi sorotan dalam waktu dekat

​”Untuk Merumata Coast Trail, alhamdulillah peserta sudah hampir 1.000 orang dengan partisipasi dari 23 negara. Ini menunjukkan daya tarik event kita sudah diakui internasional,” jelasnya.

​Lebih lanjut, Agus memaparkan bahwa rangkaian event ini akan dimulai secara intensif pada bulan Februari. Selain kegiatan olahraga dan musik, Dispar juga mengemas kegiatan berbasis budaya dan religi seperti Pesona Ramadan, Zikir Massal, hingga tradisi Lebaran Topat yang rutin digelar seminggu setelah hari raya.

​Ia menekankan, untuk kunjungan tahun ini, Ia menargetkan kunjungan wisatawan meningkat sekitar 5 hingga 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Ia memaparkan, pada tahun lalu realisasi kunjungan wisatawan mencapai 325.000 orang, melampaui target awal yang dipatok pada angka 305.000.

​”Harapan kita tahun ini bisa mencapai 350.000 hingga 400.000 wisatawan. Baik domestik maupun mancanegara. Event-event di dalam CoE ini menjadi instrumen utama atau magnet untuk mencapai target tersebut,” tambah Agus.

​Disparekrafpora berharap melalui kolaborasi model ‘Pentahelix’ yang melibatkan pemerintah, pengusaha, komunitas, akademisi, dan media, seluruh agenda pariwisata ini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.

​”Tentu kami terus berupaya maksimal agar Lombok Barat tetap menjadi destinasi unggulan. Kami harapkan dukungan dari semua pihak agar 32 event ini sukses dan target kunjungan kita, bisa tercapai,” harapnya.

Berikut daftar 32 CoE Kabupaten Lombok Barat di antaranya yakni;

  • Februari : Merumatta Coast Trail.
  • ⁠Maret : Pesona Ramadan, Zikir Masal dan Hadrah, Lebaran Topat.
  • ⁠April : Lombok Barat Travel Mart, CFN Idol, Jelobar Hash dan Festival Presean HUT Lombok Barat.
  • ⁠Mei : Lombok Travel Network, Mancing Mania.
  • ⁠Juni : Senggigi Fun Run, Cemare IBF Trail Run, Travel Mart.
  • ⁠Juli : Aruna Sound & Movie, Festival Taman Narmada.
  • ⁠Agustus : Sail Boat Race, Aruna Senggigi Night Run, Festival Gendang Beleq, Jelobar Hash HUT RI, Festival Perasaan HUT RI, Pesona Keris Nusantara.
  • ⁠September : Road To Moto GP
  • ⁠Oktober : Festival 2 Gunung “Gunung Jae & Gunung Sasak” Launching Calender Of Event 2027, Kejuaraan Paralayang Cross Country 2026, Festival Sekotong, Merumatta Half Marathon
  • ⁠November : Festival Pesona Senggigi, Senggigi Sunset Jazz, Perang Topat.
  • ⁠Desember : Family Fun Run. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button