Lombok Barat

Kadisparekrafpora Lombok Barat: ‘’Car Free Night’’ Turunkan Angka Kemiskinan

Lombok Barat (NTBSatu) – Program Car Free Night (CFN) Pemerintah Kabupaten Lombok Barat tidak hanya menjadi ruang hiburan dan budaya. Tetapi juga, diklaim berdampak langsung pada penurunan angka kemiskinan. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), CFN disebut mampu menurunkan sekitar angka kemiskinan Lombok Barat menurun sekitar 0,75 persen atau 4.000 jiwa. Serta, meningkatkan pertumbuhan ekonomi hingga tiga persen lebih.

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga (Disparekrafpora) Kabupaten Lombok Barat, Agus Gunawan menjelaskan, dampak tersebut berasal dari perputaran ekonomi yang tercipta setiap pelaksanaan CFN. Terutama, melalui aktivitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“UMKM yang terdata secara resmi ada 275, belum termasuk yang datang secara mandiri karena ramainya pengunjung. Kalau dihitung, bisa lebih dari 400 pelaku UMKM yang terlibat,” ujar Agus kepada NTBSatu Jumat, 6 Februari 2026.

Ia menyebutkan, antusiasme masyarakat membuat CFN berkembang pesat dalam waktu singkat. Banyak pelaku usaha datang tanpa pendaftaran resmi, bahkan hanya bermodal sepeda motor untuk ikut meramaikan dan berjualan di lokasi kegiatan.

Selain aspek ekonomi, Agus menegaskan, CFN dirancang dengan konsep “tidak ada hari tanpa inovasi”. Setiap pekan, atraksi dan konsep yang ditampilkan selalu berbeda agar pengunjung tidak merasa jenuh, layaknya berada di pusat perbelanjaan terbuka.

“Kita kemas CFN seperti mal, minggu ini beda, minggu depan beda lagi. Ada pentas atraksi seni, budaya, dan kreativitas masyarakat,” katanya.

Menurut Agus, CFN memiliki lima tujuan utama, yakni pelestarian nilai budaya melalui atraksi seni, peningkatan ekonomi masyarakat, media sosialisasi program pemerintah, wadah kolaborasi dengan pihak swasta, serta ruang interaksi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha.

Kehadiran Bupati Jadi Sorotan 

Ia juga menyoroti peran aktif Bupati Lombok Barat, yang hampir selalu hadir mendampingi kegiatan Car Free Night selama sembilan bulan terakhir.

Ia menilai, kehadiran kepala daerah turut memperkuat daya tarik acara dan kedekatan pemerintah dengan masyarakat.

“Setiap malam Minggu beliau hadir, berinteraksi langsung dengan masyarakat. Ini juga menjadi ruang komunikasi publik yang efektif,” tutupnya. (Zani)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button