Daftar Lengkap Pejabat Eselon III Dinas Kebudayaan NTB yang Dilantik Gubernur Iqbal
Mataram (NTBSatu) – Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal melantik 392 pejabat eselon III dan IV, Jumat, 20 Januari 2026 di Ruang Rapat Tambora Kantor Gubernur NTB.
Ratusan pejabat yang dilantik ini untuk mengisi kekosongan jabatan imbas penerapan Struktur Organisasi dan Tata Kelola (SOTK) baru, yang mulai berlaku 1 Januari 2026 lalu.
Pejabat yang dilantik tersebar di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Termasuk, Dinas Kebudayaan Provinsi NTB yang merupakan nomenklatur dinas baru.
Adapun pejabat eselon III.a Dinas Kebudayaan Provinsi NTB yang dilantik, yakni Sekretaris Dinas, H. Arifin, SH., MH. Ia sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang kini bernama Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga NTB.
Kemudian, Kepala Bidang Bidang Pemeliharaan dan Pelestarian Cagar Budaya, Museum, Sejarah, dan Tradisi, H. Azizuddin, S.Pd., M.Kes. Sebelumnya menjabat sebagai Ahli Muda Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB.
Lalu, Kepala Bidang Kesenian, Sabarudin, S.S., yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Provinsi NTB. Lalu Abdurrahim, S.Pd., MH., memimpin Bidang Pengelolaan dan Pengembangan Kebudayaan, yang sebelumnya menjadi Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB.
Daftar Pejabat Eselon II.B
Selanjutnya, pejabat eselon III.b Dinas Kebudayaan Provinsi NTB yang dilantik, yakni para kepala UPT yang berada di bawah dinas tersebut. Kepala UPT Taman Budaya Provinsi NTB, Lalu Surya Mulawarman, S.Sn., MM., dan Kepala UPT Museum Negeri NTB, Dr. Ahmad Nuralam.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi NTB, Ahmad Nur Aulia mengatakan, pengisian jabatan struktural telah rampung. Namun, posisi kepala dinas masih bersifat sementara karena menunggu tahapan seleksi berikutnya.
“Pejabatnya sudah terisi semua, sudah lengkap, sudah dilantik oleh gubernur kemarin. Tinggal saya saja yang masih Plt karena menunggu seleksi Pansel eselon II,” ujarnya kepada NTBSatu, Sabtu, 21 Februari 2026.
Meski demikian, Nur Aulia menegaskan, kondisi tersebut tidak menghambat jalannya organisasi. Kepemimpinan tetap berjalan agar konsolidasi dan penyusunan program awal dinas dapat segera dilakukan. “Jadi, sudah lengkap semua, tinggal gas saja,” katanya.
Sebagai langkah awal, pihaknya menjadwalkan rapat koordinasi internal dalam waktu dekat. Agenda terdekat mulai pekan depan dengan penyusunan Rencana Strategis (Renstra) 2026–2027 sebagai dasar arah kebijakan kebudayaan daerah.
Sebelumnya, Gubernur Iqbal mengatakan, pelantikan ini menjadi titik awal optimalisasi kinerja perangkat daerah, khususnya dalam peningkatan pelayanan publik. Pemilihan pelantikan Jumat, 20 Februari 2025 supaya bisa langsung efektif bekerja Senin depan.
“Saya menetapkan pelantikan hari ini (Jumat, 20 Februari 2026) agar mulai Senin nanti seluruh unit sudah berfungsi 100 persen, khususnya tugas-tugas yang terkait dengan layanan publik,” ujarnya. (Alwi)



