Belum Sebulan Proyek Jalan Desa Kore Bima Rusak Lagi, PUPR Bakal Selidiki
Mataram (NTBSatu) – Jalan kabupaten di Desa Kore, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima, yang baru diperbaiki sekitar sebulan lalu kembali mengalami kerusakan.
Video kerusakan jalan yang viral di media sosial memicu pertanyaan masyarakat tentang kualitas pengerjaan proyek senilai Rp1,5 miliar itu.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bima, Taufik, mengatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kerusakan.
“Pelepasan lapisan aspal bisa terjadi karena banyak faktor. Daya rekat antara lapisan lama dan lapisan baru bisa kurang maksimal, lapisan pondasi kotor karena debu atau tanah, suhu campuran aspal tidak sesuai standar, atau pemadatan lapisan aspal kurang,” ujar Taufik kepada NTBSatu, Minggu, 22 Februari 2026.
Ia menambahkan, kondisi hujan deras saat pengerjaan atau permukaan pondasi yang basah dapat melemahkan ikatan lapisan aspal. Taufik menekankan penyelidikan teknis akan menilai apakah kerusakan muncul karena proses pelaksanaan, spesifikasi campuran aspal, atau faktor teknis lain.
“Jalan yang rusak masih dalam masa pemeliharaan. Kami akan mempelajari apakah kontraktor perlu memperbaiki kerusakan atau tidak setelah penyelidikan selesai,” katanya.
Taufik mengakui, pengerjaan proyek jalan kabupaten di Desa Kore tersebut molor. Ia mengatakan proyek tersebut tertunda atau melewati tahun anggaran karena banjir yang rutin muncul saat hujan deras.
“Memang sempat tertunda pengerjaannya, karena menyesuaikan pengerjaan dengan curah hujan. Karena di Sanggar itu sering hujan, Kami perkiraan Februari sudah menurun, tetapi ternyata intensitas hujan tetap tinggi,” jelas Taufik.
Ia menegaskan, Dinas PUPR akan segera memeriksa semua faktor kerusakan secara rinci, termasuk campuran aspal, suhu penghamparan, pemadatan, dan kondisi lapisan pondasi.
“InsyaAllah segera, kami akan turun langsung untuk penyelidikan agar penyebab kerusakan dapat diketahui secara pasti, intinya penyelidikan teknis lebih lanjutlah,” tegasnya. (*)



