Masjid Ummu Abdul Malik Hadir Seiring Tumbuhnya Kawasan Perumahan Taman Mandali
Lombok Barat (NTBSatu) – Perumahan yang dikembangkan oleh PT. Varindo Lombok Inti ini berlokasi sangat strategis di Jalan Bypass BIL dan digadang-gadang akan menjadi salah satu pusat bisnis baru di Lombok. Hingga saat ini, Taman Mandali terus berkembang sebagai kawasan hunian terpadu yang mengedepankan keseimbangan antara kenyamanan tinggal serta pemenuhan kebutuhan sosial masyarakat.
Perkembangan perumahan Taman Mandali ini ditandai dengan dimulainya pembangunan Masjid Ummu Abdul Malik melalui prosesi peletakan batu pertama pada Kamis, 12 Februari 2026, langsung di Perumahan Taman Mandali. Kehadiran masjid ini menjadi bagian penting dari konsep pengembangan kawasan yang terencana dan berkelanjutan.
Pembangunan Masjid Ummu Abdul Malik dilaksanakan oleh Ummu Abdul Malik melalui Yayasan Sa’ad bin Abi Waqqash bersama PT. Varindo Lombok Inti, sebagai bentuk komitmen menghadirkan fasilitas ibadah yang representatif di tengah kawasan hunian yang terus bertumbuh.

Acara peletakan batu pertama berlangsung khidmat dan dihadiri oleh tokoh agama, perwakilan Varindo Lombok Inti, serta warga Perumahan Taman Mandali. Saat ini, kawasan Taman Mandali telah memiliki sekitar 1.000 unit rumah terbangun dan terus berkembang dengan rencana pembangunan 200 unit rumah subsidi baru, serta unit komersial dengan tipe terbaru untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin beragam.
Perwakilan Yayasan Sa’ad bin Abi Waqqash dan Varindo Lombok Inti menyampaikan, Masjid Ummu Abdul Malik diharapkan menjadi pusat ibadah sekaligus pembinaan umat bagi masyarakat di kawasan Taman Mandali yang terus berkembang.
“Masjid ini diharapkan menjadi tempat ibadah yang nyaman, serta pusat kegiatan keislaman yang mendukung kehidupan masyarakat di lingkungan Taman Mandali,” ujarnya.
Pengembangan secara Terencana
Sementara itu, perwakilan Varindo Lombok Inti menegaskan, pengembangan Taman Mandali dilakukan secara terencana dengan memperhatikan keseimbangan antara hunian, fasilitas sosial, dan kebutuhan spiritual warga.
“Taman Mandali dikembangkan sebagai kawasan hunian terpadu yang tidak hanya menawarkan kenyamanan tinggal, tetapi juga dilengkapi fasilitas pendukung kehidupan bermasyarakat, termasuk sarana ibadah,” ungkapnya.

Masjid Ummu Abdul Malik nantinya akan difungsikan sebagai pusat ibadah, pengajian, pendidikan Al Qur’an, serta berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Keberadaannya diharapkan mampu memperkuat interaksi sosial, menciptakan lingkungan yang religius dan harmonis, sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga.
Dengan dimulainya pembangunan Masjid Ummu Abdul Malik, kawasan Taman Mandali semakin menegaskan posisinya sebagai kawasan hunian strategis yang berkembang secara terencana, dengan pilihan hunian yang beragam serta fasilitas pendukung yang menunjang kehidupan masyarakat secara menyeluruh. (*)



