Insentif Marbot dan Guru TPQ di Mataram Dicairkan Jelang Idulfitri 2026
Mataram (NTBSatu) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram memastikan, pencairan insentif bagi marbot, guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), serta penjaga rumah ibadah lintas agama akan lebih awal menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Untuk periode ini, pencairan insentif akan sekaligus untuk dua bulan, yakni Januari dan Februari.
Pemkot Mataram telah menyiapkan alokasi anggaran Rp600 juta, guna mendukung percepatan pencairan insentif tersebut. Dana ini diperuntukkan bagi sekitar 1.200 lebih penerima yang tersebar di berbagai rumah ibadah di Kota Mataram.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Mataram, Amir Wisuda menegaskan, kebijakan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah terhadap para pelayan rumah ibadah.
“Kami ingin memastikan para marbot, guru TPQ, dan penjaga rumah ibadah lainnya dapat merasakan perhatian pemerintah, khususnya menjelang Idulfitri. Karena itu, insentif dua bulan kami cairkan sekaligus agar bisa dimanfaatkan lebih awal,” ujarnya, Selasa, 24 Februari 2026.
Ia menambahkan, percepatan pencairan agar tidak terjadi keterlambatan administrasi yang berpotensi menghambat kebutuhan para penerima.
“Momentum Ramadan dan Idulfitri adalah waktu yang sangat penting. Kami berupaya agar hak para penerima bisa diterima tepat waktu dan tidak melewati hari raya,” katanya.
Setiap penerima akan menerima insentif sebesar Rp600.000, yang merupakan akumulasi dari insentif bulanan sebesar Rp300.000 per orang. Menurutnya, nominal tersebut telah pemerintah daerah sesuaikan dengan standar insentif yang selama ini.
“Nilainya memang tidak besar, tetapi kami berharap ini bisa membantu meringankan kebutuhan sehari-hari, terutama dalam menyambut lebaran,” jelasnya.



