HEADLINE NEWSHukrim

Persoalan Uang Jadi Motif Brigadir Rizka Aniaya Brigadir Esco hingga Tewas

Pesan Bernada Ancaman

Sore harinya, anggota humas Polres Lombok Barat itu kembali menghubungi suaminya, baik melalui telepon dan pesan WhatsApp. Namun, tidak mendapatkan respons dari korban.

Mutmainah menjelaskan, berdasarkan riwayat pesan di handphone, ditemukan beberapa pesan bernada ancaman. “Intinya terdakwa emosi meminta uang Rp2,7 juta pada korban untuk membayar bunga pegadaian,” bebernya.

Malam harinya, Rizka balik ke rumahnya di Dusun Nyiur Lembang, Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar, Lombok Barat. Saat itu ia mendapati suaminya telah pulang. Terlihat dari sepeda motor, helm, dan sepatu milik Brigadir Esco. Sebagian lampu di rumah juga terlihat sudah menyala.

Terdakwa pun menuju kamar dan melihat korban sedang tertidur. Rizka lalu menginjak ulu hati sang suami hingga terjatuh ke lantai. Kemudian menendang pinggang kiri dan berkali-kali memukul wajah korban.

Merasa tidak puas. Rizka mengambil gunting dan menusuk kaki kiri Esco sebanyak tiga kali saat korban mencoba menangkis. “Saat korban dalam posisi tidur, terdakwa menusuk kaki kanan bagian betis korban, dan telapak kaki kanan korban sebanyak satu kali,” tambah JPU Ni Made Saptini.

Selain itu, Brigadir Rizka juga menusuk wajah suaminya sebanyak tiga kali menggunakan gunting. Namun, korban menghindar dan mengenai telinga kirinya.

“Terdakwa kembali menusuk telinga kanan korban, dan memukul bagian kepala belakang korban. Saat korban posisi tengkurap. Anak melihat korban dalam keadaan tidak bergerak,” ucap Made Saptini.

Laman sebelumnya 1 2 3Laman berikutnya

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button