Harga Tembus Rp100 Ribu, Disdag Mataram “Suntik” Pasar dengan Cabai Bima
Mataram (NTBSatu) – Lonjakan harga cabai rawit di Kota Mataram kian mengkhawatirkan. Menyentuh angka fantastis Rp100.000 per kilogram di sejumlah pasar tradisional, seperti Pasar Dasan Agung.
Merespons kondisi yang kian mencekik kantong masyarakat ini, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram segera mengambil langkah strategis dengan melakukan intervensi pasokan guna meredam gejolak harga di tingkat konsumen.
Kepala Bidang Bahan Pokok dan Penting (Bapokting) Dinas Perdagangan Kota Mataram, Sri Wahyunida mengungkapkan, pihaknya kini tengah “menyuntik” pasar-pasar tradisional dengan komoditas alternatif. Yakni, Cabai Bhaskara asal Bima.
Langkah ini untuk memecah dominasi cabai lokal yang harganya terus melambung, akibat tingginya permintaan yang tidak sebanding dengan stok yang tersedia.
“Saat ini Cabai Bhaskara sudah mulai masuk ke Pasar Mandalika. Kehadiran cabai ini sangat krusial karena harganya jauh lebih terjangkau di kisaran Rp55.000 per kilogram,” ujarnya kepada NTBSatu, Selasa, 10 Februari 2026.



