MBG dan Paradoks Manajemen Anggaran Pendidikan
Berdasarkan berbagai laporan terkait Rancangan APBN 2026, program MBG direncanakan menyerap porsi signifikan dari anggaran pendidikan. Disebutkan bahwa: Sekitar 44–67 persen dari anggaran pendidikan dialokasikan untuk mendukung MBG, dengan estimasi mencapai Rp335 triliun. Sebagian anggaran kesehatan juga terdampak, dengan pengalihan sekitar Rp24,7 triliun atau 7 persen. Perlu ditegaskan, angka tersebut merujuk pada porsi alokasi dari anggaran pendidikan, bukan pemotongan total. Namun, dalam praktik manajemen pendidikan, pergeseran anggaran sebesar itu tetap menimbulkan efek sistemik.
Masalahnya bukan semata pada niat program, melainkan pada ketidaksiapan infrastruktur, tata kelola, dan sumber daya pelaksanaannya. Berbagai laporan di lapangan menunjukkan makanan basi, sajian tidak layak, hingga kasus keracunan. Dalam konteks ini, MBG berubah dari kebijakan afirmatif menjadi contoh klasik kebijakan besar yang tidak ditopang kesiapan manajerial.



