Lombok Barat

Pemkab Lombok Barat Bidik Dua Kampung Nelayan Merah Putih

Lombok Barat (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat, terus mendorong pembangunan sektor kelautan melalui program Kampung Nelayan Merah Putih. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, sekaligus memperkuat sektor perikanan daerah.

Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini (LAZ) mengatakan, pihaknya menargetkan dua titik Kampung Nelayan Merah Putih dapat terbangun. Saat ini, pemerintah daerah masih menunggu proses lanjutan dari Pemerintah Pusat, sembari memastikan semua persyaratan administrasi terpenuhi.

“InsyaAllah ada dua titik di Lombok Barat. Yang penting desa pesisir itu memiliki lahan minimal setengah hektare untuk kita usulkan,” ujar LAZ, Jumat, 6 Maret 2026.

Ia menjelaskan, proses pengusulan program Kampung Nelayan Merah Putih melalui sistem daring yang terintegrasi dengan kementerian terkait.

IKLAN

Karena itu, pemerintah daerah meminta desa-desa pesisir yang memiliki lahan mencukupi untuk segera memasukkan usulan ke dalam sistem tersebut. “Usulannya memang melalui sistem online. Jadi desa pesisir yang punya lahan langsung kita minta masukkan ke sistem,” katanya.

LAZ menegaskan, pemerintah daerah hanya menyiapkan berbagai persyaratan dan dokumen pendukung. Sementara itu, keputusan akhir terkait pembangunan berada di tangan pemerintah pusat.

“Kita sebatas menyiapkan proses dan persyaratan. Yang menentukan nanti dari pusat,” jelasnya.

Anggaran Pembangunan Rp25 Miliar

Sementara itu, Kepala Bapperida Lombok Barat, Deny Arif Nugroho menjelaskan, usulan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih sebenarnya sejak 2025 ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Dari dua usulan tersebut, salah satu lokasi telah mendapatkan persetujuan awal dari Pemerintah Pusat. “Yang sudah disetujui kalau tidak salah berada di wilayah Taman Ayu,” ujar Deny.

Ia menyebut, nilai anggaran pembangunan satu Kampung Nelayan Merah Putih diperkirakan mencapai sekitar Rp25 miliar. Anggaran tersebut untuk membangun berbagai fasilitas penunjang aktivitas nelayan.

“Di dalamnya nanti ada cold storage, bengkel nelayan, tempat pengolahan ikan, dan berbagai fasilitas pendukung lainnya,” jelas Deny kepada NTBSatu, Kamis, 5 Maret 2026.

Deny menambahkan, harapannya program ini mampu meningkatkan nilai tambah hasil tangkapan nelayan, sekaligus memperkuat rantai ekonomi di kawasan pesisir.

Ia juga mengungkapkan, keberhasilan Lombok Barat mendapatkan dukungan anggaran dari Pemerintah Pusat tidak terlepas dari upaya aktif pemerintah daerah dalam memperjuangkan berbagai program pembangunan.

“Pak Bupati cukup aktif berkomunikasi dengan kementerian di Jakarta untuk mendapatkan dukungan anggaran bagi Lombok Barat,” katanya.

Selain program Kampung Nelayan Modern, Pemkab Lombok Barat juga tengah mengupayakan sejumlah proyek strategis lain. Yakni, pembangunan Islamic Center dan pasar modern di Gerung yang juga mendapatkan dukungan dari Pemerintah Pusat. (Zani)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button