Kabupaten Bima

Pembangunan Jalan Tani TMMD ke-127 di Desa Sondo Rampung Besok

Mataram (NTBSatu) – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang berlangsung di Desa Sondo, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, terus menunjukkan perkembangan signifikan.

Hingga hari ini, progres pekerjaan sudah mencapai 670 meter dari target 700 meter. Sehingga, menyisakan sekitar 30 meter sebelum seluruh pekerjaan rampung.

“Pembangunan jalan tani di Desa Sondo saat ini telah mencapai sepanjang 670 meter. Masih tersisa sekitar 30 meter lagi yang belum terselesaikan,” ungkap Komandan Kodim 1608/Bima, Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom., M.Sc., kepada NTBSatu , Jumat, 6 Maret 2026.

Ia menyampaikan, pengerjaan jalan hampir mencapai tahap akhir dan seluruh pekerjaan akan selesai besok. “Targetnya seluruh pekerjaan akan rampung besok sehingga total panjang jalan mencapai 700 meter,” tambahnya.

IKLAN

Personel TNI bersama warga Desa Sondo terus mempercepat proses pengerjaan agar target penyelesaian tercapai sesuai jadwal.

Kehadiran jalan tani tersebut menjadi kebutuhan penting, karena mayoritas masyarakat menggantungkan sumber penghidupan pada sektor pertanian.

Jalan tani tersebut memberikan manfaat besar bagi petani Desa Sondo. Akses yang lebih baik membantu petani membawa hasil panen dari area persawahan menuju permukiman maupun tempat penjualan hasil pertanian.

Mobilitas masyarakat pun menjadi lebih lancar sehingga aktivitas ekonomi desa dapat berkembang lebih baik.

Jalan Tani Berpotensi Jalur Agrowisata

Tokoh masyarakat Desa Sondo, Kisman, SH., MH., melihat potensi tambahan dari pembangunan jalan tersebut. Menurutnya, jalur tersebut tidak hanya berfungsi sebagai akses pertanian, tetapi juga memiliki peluang berkembang sebagai kawasan wisata berbasis alam.

“Jalan tani ini diupayakan menjadi jalan contoh. Selain mempermudah petani mengangkut hasil pertanian, lokasinya cukup strategis karena diapit oleh areal persawahan, sehingga bisa dimanfaatkan sebagai tempat warga berolahraga dan menikmati suasana pagi,” ujar Kisman dalam keterangannya, Selasa, 10 Februari 2026.

Ia menambahkan, gagasan tersebut muncul dari diskusi antara masyarakat dan personel Kodim 1608/Bima selama kegiatan berlangsung. Ide tersebut mendapat sambutan positif karena mampu membuka peluang baru bagi pengembangan potensi desa.

“Desa Sondo bisa menjadi alternatif jalan agrowisata jika dilihat dari prospeknya untuk meningkatkan kesejahteraan kehidupan masyarakat,” kata Kisman. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button