Kabupaten Bima

TMMD Desa Sondo Terus Dikebut Meski Jalan Tani Licin dan Berlumpur Akibat Hujan

Bima (NTBSatu) – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus berlangsung di Desa Sondo, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima.

Satgas TMMD fokus pada penimbunan jalan tani sepanjang 700 meter yang menjadi prioritas peningkatan infrastruktur desa. Pengerjaan jalan ini bertujuan memperlancar aktivitas pertanian dan distribusi hasil panen warga setempat.

Namun, proses penimbunan jalan menghadapi kendala akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Sondo dalam beberapa hari terakhir. Curah hujan tinggi mengubah kontur jalan menjadi licin dan berlumpur, sehingga kendaraan roda empat yang mengangkut material penimbunan mengalami kesulitan melintas.

Sejumlah mobil pengangkut material sempat terjebak dan tersangkut di jalur pengerjaan, yang membuat aktivitas pembangunan berjalan lebih lambat.

Kendala Cuaca di Lokasi TMMD

Babinsa Desa Sondo, Serma Sahlan menjelaskan, kondisi jalan yang basah dan berlumpur memperlambat proses penimbunan jalan tani yang masuk dalam agenda utama TMMD kali ini.

Meski begitu, personel TNI bersama masyarakat tetap menunjukkan semangat tinggi untuk menyelesaikan proyek tersebut. Tim di lapangan juga melakukan evakuasi kendaraan yang terjebak agar distribusi material dapat kembali berjalan lancar.

“Memang ada beberapa mobil yang sangkut karena jalan terlalu licin dan becek akibat hujan kemarin, tapi kita optimis pengerjaan ini akan selesai tepat waktu dengan bantuan semua pihak,” ujarnya, Senin, 9 Februari 2026.

Satgas TMMD bersama warga terus mengupayakan percepatan pengerjaan dengan menyesuaikan metode kerja pada kondisi cuaca. Koordinasi antara personel TNI, pemerintah desa, dan masyarakat berlangsung intensif agar hambatan teknis tidak mengganggu target penyelesaian proyek.

Jalan tani memiliki peran strategis bagi masyarakat Desa Sondo. Akses jalan yang layak akan memudahkan petani mengangkut hasil pertanian dari lahan ke pusat distribusi dan pasar.

Infrastruktur ini juga berpotensi meningkatkan efisiensi biaya transportasi, mempercepat mobilitas warga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Kehadiran TNI dalam program ini menunjukkan kolaborasi nyata antara aparat negara dan warga dalam mendorong pembangunan desa secara berkelanjutan. Dengan komitmen bersama, proyek jalan tani Desa Sondo diharapkan selesai sesuai target dan memberi dampak jangka panjang bagi kesejahteraan petani. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button