Jalan Tani TMMD ke-127 Kodim 1608/Bima di Desa Sondo Berpotensi Jadi Jalur Agrowisata
Bima (NTBSatu) – Pengerjaan Jalan Tani dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1608/Bima di Desa Sondo, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, terus digenjot.
Jalan sepanjang 700 meter tersebut ditargetkan rampung dalam waktu cepat dan berpotensi dikembangkan menjadi jalur agrowisata.
Tokoh masyarakat Desa Sondo, Kisman, SH., MH., mengatakan, saat ini pekerjaan difokuskan pada tahap penimbunan, yang selanjutnya akan dilanjutkan dengan pengerasan hingga pengaspalan hotmix.
“Pengerjaan Jalan Tani sepanjang 700 meter ini terus digenjot. Saat ini masih dalam tahap penimbunan, kemudian akan dilanjutkan dengan pengerasan dan hotmix,” ujar Kisman dalam keterangan persnya, Selasa, 10 Februari 2026.
Menurut Kisman, jalan tani tersebut tidak hanya difungsikan sebagai akses utama bagi petani dalam mengangkut hasil pertanian, tetapi juga diarahkan menjadi jalan tani percontohan yang memiliki nilai tambah sebagai kawasan wisata.
“Jalan tani ini diupayakan menjadi jalan contoh. Selain mempermudah petani mengangkut hasil pertanian, lokasinya cukup strategis karena diapit oleh areal persawahan, sehingga bisa dimanfaatkan sebagai tempat warga berolahraga dan menikmati suasana pagi,” jelasnya.
Ia menambahkan, gagasan tersebut juga disampaikan oleh personel Kodim 1608/Bima di lapangan dan mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Desa Sondo sendiri dinilai sebagai salah satu desa di wilayah pedalaman Monta yang perkembangannya cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir.
“Desa Sondo bisa menjadi alternatif jalan agrowisata jika dilihat dari prospeknya untuk meningkatkan kesejahteraan kehidupan masyarakat,” kata Kisman.
Kesadaran Masyarakat dan Semangat Gotong Royong
Sejalan dengan pelaksanaan TMMD ke-127 Kodim 1608/Bima, pembangunan infrastruktur di Desa Sondo terus mengalami peningkatan. Meski sebagian besar masyarakat bermata pencaharian sebagai petani, tingkat kesejahteraan warga dinilai semakin membaik.
“Desa Sondo diakui sebagai salah satu desa yang pembangunannya sedang digenjot. Kesadaran masyarakat dan semangat gotong royong menjadi modal utama desa ini untuk terus berbenah di semua sektor,” ujarnya.
Kisman juga menyampaikan, harapan masyarakat agar dukungan program TMMD dari Kodim 1608/Bima tidak berhenti pada tahun ini saja. Melainkan, dapat terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya.
“Pada intinya, seluruh warga mendukung penuh program TMMD. Ini adalah kegiatan positif dan nyata yang patut diapresiasi dari TNI Manunggal Membangun Desa,” tegasnya.
Ia menambahkan, tidak semua desa mendapatkan kesempatan mengikuti program TMMD. Oleh karena itu, terpilihnya Desa Sondo sebagai lokasi kegiatan dinilai sebagai sebuah peluang besar yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin.
“Tidak semua desa mendapat program TMMD. Namun, Desa Sondo menjadi salah satu desa yang terpilih tentunya dengan berbagai pertimbangan dan faktor penunjang,” tambah Kisman. (*)



