Pemkab Sumbawa Resmi Buka Seleksi Terbuka Empat Jabatan Eselon II
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa, resmi membuka seleksi terbuka empat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama tahun 2026.
Langkah ini untuk mengisi posisi strategis yang lowong sesuai dengan amanat UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara.
Berdasarkan pengumuman resmi Nomor: 002/PANSELJPT/1/2026, pendaftaran dilakukan guna menjaring figur-figur ASN yang kompeten dan profesional.
Ketua Panitia Seleksi (Pansel) yang juga merupakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., mengatakan, mengundang seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memenuhi syarat untuk berkompetisi.
”Kami mengundang Pegawai Negeri Sipil yang memenuhi syarat untuk mendaftarkan diri melalui proses seleksi terbuka ini,” ujarnya, Kamis malam, 29 Januari 2026.
Adapun empat jabatan eselon II Pemkab Sumbawa yang lowong meliputi Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Sosial. Kemudian, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumbawa.
Seluruh proses pendaftaran secara daring melalui laman resmi asnkarier.bkn.go.id, menggunakan akun MyASN masing-masing pelamar.
”Pendaftaran resmi dibuka mulai hari ini, 29 Januari hingga 12 Februari 2026. Setiap pendaftar diperbolehkan melamar maksimal pada dua jabatan yang diseleksi,” jelasnya.
Persyaratan Pendaftaran
Sejumlah persyaratan administrasi cukup ketat ditetapkan untuk menjaring figur terbaik, di antaranya berstatus PNS dengan pangkat minimal Pembina (IV/a), memiliki pengalaman jabatan terkait minimal 5 tahun, serta berusia maksimal 56 tahun pada saat pelantikan.
Selain itu, aspek integritas menjadi poin utama. Pelamar wajib menyerahkan LHKPN atau LHKASN tahun 2025, melampirkan bukti lapor SPT Pajak 2025, serta tidak sedang dijatuhi hukuman disiplin.
Format dokumen kelengkapan administrasi bisa diunduh langsung melalui laman resmi bkpsdm.sumbawakab.go.id.
Rangkaian seleksi mulai dari verifikasi administrasi, asesmen kompetensi pada 14-15 Februari, penulisan makalah on the spot pada 16 Februari, hingga wawancara akhir.
“Hasil akhir seleksi dijadwalkan akan diumumkan pada 21 Februari 2026,” tambahnya.
Sekda Budi menegaskan, seleksi ini tidak dipungut biaya atau pungutan dalam bentuk apa pun. Namun, biaya pemeriksaan kesehatan dan akomodasi selama proses berlangsung ditanggung sepenuhnya oleh peserta.
”Harapan kami, jabatan-jabatan strategis ini segera terisi oleh figur ASN yang kompeten, berintegritas, dan profesional guna mendukung kinerja pemerintahan daerah,” tutupnya. (*)



