Pemerintahan

Peringatan Keras Prabowo: Jangan Main-main Laporan Palsu dengan Saya

Jakarta (NTBSatu) – Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras kepada jajarannya, agar tidak menyampaikan laporan palsu atau laporan yang hanya untuk menyenangkan pimpinan. Ia meminta, seluruh laporan disampaikan secara jujur dan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.

Peringatan tersebut Prabowo sampaikan dalam sambutannya pada acara tasyakuran satu tahun berdirinya Danantara di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Rabu, 11 Maret 2026. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan ingin fokus pada hal-hal penting, khususnya terkait pengelolaan aset negara.

IKLAN

Menurutnya, Indonesia patut bersyukur karena kini telah memiliki lembaga pengelola dana kekayaan negara yang dapat sejajar dengan sovereign wealth fund di berbagai negara.

IKLAN

“Sebetulnya saya juga ingin fokus kepada hal-hal penting. Kita bersyukur kita sekarang sudah punya suatu badan yang bisa disetarakan dengan sovereign wealth fund di dunia,” ujar Prabowo, dalam siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden.

IKLAN

Ia menilai, keberadaan lembaga tersebut menjadi pencapaian penting bagi Indonesia. Bahkan, Prabowo menyebut dana kekayaan negara yang Indonesia kelola berpotensi menjadi salah satu yang terbesar di dunia.

“Kita bersyukur sekarang Indonesia punya sovereign wealth fund mungkin kira-kira ketujuh terbesar di dunia. Kita juga bersyukur manajemen satu tahun terakhir menunjukkan hasil,” lanjutnya.

Akui Kesulitan Dapat Laporan Akurat

Meski demikian, Prabowo mengaku masih menghadapi kesulitan dalam memperoleh laporan yang benar-benar akurat dari jajarannya. Karena itu, ia mengingatkan agar tidak ada lagi laporan palsu atau sekadar untuk menyenangkan atasan.

“Ini sudah membuktikan dengan manajemen yang baik, dengan pengelolaan yang baik, terutama dengan will yang benar, dengan political will, dengan jiwa yang benar, hasil sudah kelihatan,” katanya.

“Saya susah dapat laporan. Mudah-mudahan ini laporan yang benar. Jangan main-main lagi dengan saya laporan palsu, laporan menyenang-nyenangkan, laporan supaya bisa akal-akalan. Saya kasih peringatan keras ini,” tegas Prabowo.

Meski memberikan peringatan keras, Prabowo mengaku cukup gembira dengan sejumlah laporan yang ia terima terkait kinerja pengelolaan aset negara. Ia menyebutkan, nilai penghapusan aset (written-off asset) pada 2025 menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya.

“Saya dapat laporan saya cukup gembira. Written on asset satu tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya sudah naik lebih dari 300 persen. Ini cukup baik,” ucapnya. (*)

Alan Ananami

Jurnalis NTBSatu

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button