Intimidasi Geng Motor dan Perang Kembang Api, Satpol PP Kota Mataram Perketat Pengamanan
Mataram (NTBSatu) – Satpol PP Kota Mataram memperketat pengamanan di sejumlah titik rawan, menyusul meningkatnya aksi intimidasi yang diduga dilakukan kelompok geng motor. Selain itu, maraknya perang kembang api di tengah pemukiman warga juga menjadi atensi serius petugas selama bulan Ramadan.
Kasat Pol PP Kota Mataram, Irwan Rahadi mengatakan, patroli intensif kini terfokus pada wilayah yang terdeteksi sering terjadi gesekan antar-kelompok remaja. Seperti di Mapak, Sekarbela, Pagutan, dan Dasan Cermen, Bagik Kembar, Pesongoran, Jalan Lingkar Selatan.
Irwan mengungkapkan, pihaknya menerima laporan terkait adanya intimidasi dari kelompok yang diduga geng motor. Meski bukti fisik senjata tajam belum ditemukan secara masif di lapangan, namun pergerakan kelompok ini sudah sangat mengganggu ketenangan masyarakat.
“Kami mencatat ada semacam intimidasi dari orang yang diduga kelompok geng motor. Meskipun fakta di lapangan belum memperlihatkan bukti yang nyata (senjata), namun pola pergerakan mereka sudah meresahkan,” ungkap Irwan, Rabu, 11 Maret 2026.
Selain ancaman geng motor, aksi perang kembang api juga masih terjadi di beberapa lokasi, termasuk salah satu kejadian yang sempat viral di depan kantor DPRD Kota Mataram. Pelakunya mayoritas berasal dari luar wilayah tersebut yang sengaja datang untuk berkumpul.
“Kejadian yang viral di kantor dewan itu banyak dari luar wilayah. Mereka ini pintar, punya grup koordinasi di media sosial seperti Instagram dan WhatsApp. Begitu ada celah, mereka berkumpul,” tambahnya.
Siaga di Akhir Pekan dan Libur Sekolah
Satpol PP Kota Mataram memetakan eskalasi gangguan keamanan ini memuncak pada waktu-waktu tertentu. Khususnya, saat malam akhir pekan dan masa libur sekolah. Pelakunya didominasi oleh anak di bawah umur dengan status pelajar SMP hingga SMA.
“Waktu paling rawan itu malam Sabtu, malam Minggu, dan saat libur sekolah. Jika ditemukan kerumunan yang mengarah pada gangguan kamtibmas, langsung bubarkan dan angkut,” tegas Irwan. (*)



