Pembebasan Lahan Strategis di Mataram Telan Rp19,62 Miliar

Pembebasan Lahan pada Titik Mendesak
Sementara itu, Sekda Kota Mataram, Lalu Alwan Basri menegaskan, pembebasan lahan tahun ini fokus pada titik yang paling mendesak, mengingat keterbatasan anggaran.
“Kita memang harus realistis. Anggaran yang ada tidak mungkin langsung membebaskan semua lahan sekaligus, sehingga kita pilih titik-titik yang urgensinya tinggi,” ujarnya.
Menurut Alwan, salah satu prioritas utama adalah pembangunan jalan baru di koridor Nuraksa – Batu Bolong. Jalan ini dinilai sangat vital untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Pagesangan dan sekitarnya, terutama pada jam sibuk.
“Kalau jalur alternatif ini terealisasi, arus lalu lintas di Pagesangan bisa lebih lancar. Efeknya bukan hanya mengurangi kemacetan, tapi juga meningkatkan efisiensi distribusi barang dan mobilitas masyarakat,” jelasnya.
Alwan menambahkan, Pemkot berkomitmen melaksanakan pembebasan lahan secara transparan dan sesuai aturan.
“Kami ingin masyarakat paham bahwa setiap langkah ada prosedurnya. Kita tidak hanya membebaskan lahan, tapi memastikan semua sesuai hukum, adil, dan memberikan manfaat maksimal bagi warga,” tutupnya. (*)