Lima Jembatan Rusak Akibat Banjir, Pemkot Mataram Estimasikan Biaya Perbaikan Capai Rp9 Miliar

Dinas PUPR Susun RAB
Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram, Lale Widiahningsih menyebut, pihaknya tengah mempercepat penyusunan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) agar proses tender bisa mulai dalam waktu dekat.
“Kami targetkan pengerjaan fisik keempat jembatan dapat rampung dalam waktu empat bulan, hingga Desember 2025,” ujar Lale.
Ia menjelaskan, kebutuhan anggaran untuk saat ini telah mencapai Rp2,6 miliar, meningkat dari estimasi awal sebesar Rp2,3 miliar. Kenaikan ini akibat penyesuaian desain, khususnya pada elevasi permukaan jalan agar tidak mudah rusak kembali.
“Salah satu penambahan item pekerjaan berasal dari jembatan di Perumahan Mahkota Bertais yang kini menjadi tanggung jawab Pemkot. Karena fasilitas sosial dan umum (PSU) perumahan tersebut telah diserahkan,” jelasnya.
Untuk jembatan Karang Kemong – Majeluk, Lale menambahkan, kerusakan parah memaksa jembatan itu harus pihaknya bongkar total dan membangun ulang dengan bentang 14 meter.
“Fondasi lama berada di luar struktur beronjong milik BWS, sehingga harus dibangun dari awal,” paparnya.
Sementara itu, Dinas PUPR masih melakukan kajian teknis untuk dua jembatan lainnya, yakni di Lingkungan Tegal dan Kebon Duren. Kajian ini akan menentukan kebutuhan anggaran rinci dan metode konstruksi. (*)