Diancam Demo, Ini Belanja Alkes RSUP Manambai Abdul Kadir yang Bernilai Fantastis

Mataram (NTBSatu) – Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Manambai Abdul Kadir Sumbawa, tengah menjadi sorotan tajam masyarakat.
Hal ini dipicu rencana aksi demonstrasi oleh Lingkar Hijau Sumbawa (LHS), yang menyoroti dugaan campur tangan pihak tertentu dalam proyek pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) senilai lebih dari Rp42 miliar.
Ketua LHS, Muhammad Taufan menegaskan, organisasinya mencium adanya indikasi keterlibatan orang dekat Gubernur NTB dalam proses e-katalog untuk belanja Alkes tersebut.
Mereka pun menuntut agar aparat penegak hukum, termasuk Kejati NTB hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), segera turun tangan mengusut tuntas proyek ini.
Berdasarkan dokumen Rencana Umum Pengadaan RSUP Manambai Abdul Kadir, sejumlah proyek belanja Alkes dengan nominal mencolok telah tercatat sejak awal tahun 2025.
Berikut rincian beberapa pos pengadaannya:
- Pediatric Center: Rp5,82 miliar;
- Radiologi Diagnostik: Rp1,47 miliar;;
- Laboratorium (DAK): Rp1,37 miliar;
- Radiologi (DAK): Rp1,38 miliar;
- Rawat Inap dan Rawat Jalan: Rp142 juta;
- Ruang Operasi dan ICU: Rp2,75 miliar;
- TB-Paru: Rp449 juta;
- Belanja Obat dan Bahan Habis Pakai (BMHP): Lebih dari Rp23 miliar;
- Belanja Alkes BLUD lainnya: Rp3,3 miliar.
Adapun total anggaran untuk belanja alat kesehatan mencapai lebih dari Rp42 miliar, belum termasuk proyek lain. Seperti pembangunan gedung apotek, pediatric center, perawatan TB-paru, hingga pengadaan kendaraan khusus senilai Rp3,5 miliar dan genset Rp1,7 miliar. (*)