Ratusan Polisi Siap Amankan Festival Bau Nyale, Konflik antardesa Tetap Jadi Atensi
Mataram (NTBSatu) – Ratusan personel kepolisian diterjunkan untuk pengamanan Festival Bau Nyale di Pantai Seger, Lombok Tengah.
Kasi Humas Polres Lombok Tengah, Iptu Hariono menyebut, pihaknya menyampaikan 369 personel untuk mengamankan festival yang akan berlangsung selama dua hari tersebut.
“Sementara dari BKO (Bantuan Kendali Operasi) dari Polda sebanyak 190 personel,” ujarnya kepada NTBSatu, Kamis, 29 Februari 2024.
Rincian 190 tersebut, sambung Hariono, 90 personel dari Korps Brimob. 90 personel Polda NTB dan 10 orang anggota kepolisian perairan dan udara (Polairud).
“Nanti sore sekitar pukul 16.00 Wita dilaksanakan apel di dua parkiran sebelah timur sirkuit,” katanya.
Saat disinggung apakah ada pengamanan khusus terhadap dua desa terlibat konflik di Lombok Tengah, Hariono mengatakan, hal itu tetap menjadi atensi kepolisian.
Berita Terkini:
- Malam ini, Simak Amalan Lengkap Menambah Pahala dan Keutamaan Nisfu Syaban 2026
- Beda Pandangan Berujung Demosi: Usulan BKD Disetujui Gubernur, Ditolak Karo Organisasi
- Smartpoll Indonesia Terpilih sebagai Koordinator Wilayah Bali–Nusa Tenggara–Maluku–Papua pada Munas II ALSHCI Periode 2026–2030
- Disperkim Kota Mataram Tanggapi Video Viral Warga Pesisir Ampenan Soal Bantuan Rumah
Selain mengamankan lokasi Festival Bau Nyale, polisi juga tetap bersiaga di tempat konflik dua desa di Lombok Tengah.
“Tetap kami atensi. Dua lokasi tetap kita amankan. Di Jalan Bypass (tempat konflik) dan Pantai Seger kita amankan,” ucapnya.
Selain mengamankan Festival Bau Nyale dan konflik antar desa, Hariono juga menyebut bahwa arus lalu lintas di Lombok Tengah selama dua hari ke depan akan berjalan lancar. Kegiatan bau nyale dipastikan tidak akan mengganggu kendaraan yang melaju.
“Aman. Lalu lintas aman,” ucapnya. (KHN)



