Mataram (NTB Satu) – Tim Opsnal Sat Reskrim Polresta Mataram mengamankan warga Ampenan berinisial Young. Duda anak satu itu diduga kuat melakukan tindak pidana mentransmisikan informasi atau dokumen elektronik bermuatan asusila.
Korbannya saat itu masih berstatus anak sekolah di salah satu SMK di Kota Mataram. Inisialnya NMDP.
“Benar, kami menangkap terduga pelaku sesuai laporan polisi Nomor: LP/B/278/IX/2023/SPKT/PolrestaMataram/Polda NTB, tanggal 26 September 2023 atas nama warga inisial NMDP, 18 tahun,” kata Kasat Reskrim Polresta Mataram, Kompol I Made Yogi Purusa Utama, Jumat, 29 September 2023.
Berita Terkini:
- Islamic Relief Indonesia Gelar Aksi Damai dan Doa Seribu Yatim di Teras Udayana
- Acara Jalan Sehat Iqbal – Dinda Batal, Begini Penjelasan Tim Iqbal
- Deklarasi Dihadiri Puluhan Ribu Orang, Miq Iqbal Tak Mau Jumawa
- Viral Kupon Jalan Santai Iqbal – Dinda Jadi Sampah Berserakan, Begini Penjelasan Penyelenggara
Yogi menjelaskan, kejadian bermula pada 12 September 2023 pukul 02.23 Wita. NMDP, mendapatkan pesan WhatsApp dari nomor yang tidak dikenal. Dia dikirimi sebuah video rekaman persetubuhan atau asusila disertai kata-kata ancaman.
“Pelaku mengancam akan menyebarkan video tersebut ke orang tua NMDP,” jelas Yogi.
Namun pelapor tidak menanggapi ancaman tersebut. Hari berikutnya, Young kembali menyebarkan video rekaman persetubuhan atau asusila ke beberapa orang, antara lain, mantan guru korban, rekan kerjanya hingga orang tua korban.