PolitikSumbawa Barat

Serap Aspirasi saat Reses, Merliza Tekankan Penguatan Skill Kerja dan Beasiswa Strategis

Sumbawa Barat (NTBSatu) – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Merliza, S.Sos.I., M.M., menekankan pentingnya penguatan kecakapan kerja dan akses beasiswa strategis dalam agenda Reses II Masa Sidang II Tahun 2026, Rabu, 11 Maret 2026.

Dalam pertemuan dengan berbagai elemen masyarakat ini, Merliza memaparkan sejumlah program strategis pemerintah daerah. Sekaligus merespons isu ketenagakerjaan yang menjadi perhatian utama.

IKLAN

Tantangan Pengangguran dan Solusi Skill Kerja

Merliza turut menanggapi isu ketenagakerjaan yang menjadi perhatian serius. Ia mengungkapkan, angka pengangguran mengalami kenaikan sebesar satu persen dari tahun sebelumnya.

IKLAN

Kondisi ini selaras dengan aspirasi masyarakat yang mengharapkan, adanya program pemberdayaan pemuda dan perluasan lapangan kerja produktif.

IKLAN

“Angka pengangguran kita naik satu persen tahun ini. Masyarakat berharap ada kegiatan atau lapangan kerja yang bisa mereka nikmati untuk mendapatkan penghasilan,” ujarnya kepada NTBSatu, Rabu, 11 Maret 2026.

Sebagai solusi jangka panjang, Merliza menjelaskan rencana pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK). Pembangunan tersebut bekerja sama dengan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) dan United Tractors (UT). Program ini untuk melatih operator alat berat, guna memenuhi kebutuhan industri tambang dan sektor lainnya.

Fokus Kesejahteraan dan Pendidikan

Merliza menekankan, pentingnya distribusi Kartu KSB Maju yang kini telah mencapai progres 90 persen. Ia mengimbau warga yang belum menerima atau baru saja membentuk keluarga baru (KK baru), untuk segera melapor ke pihak kecamatan agar mendapatkan hak akses layanan tersebut.

Di sektor pendidikan, Merliza membawa kabar baik mengenai kerja sama antara Pemerintah KSB dengan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT). Kerja sama ini dalam bentuk beasiswa di enam universitas terbaik Indonesia.

Beasiswa ini menyasar enam universitas unggulan, UI, ITB, IPB, Universitas Brawijaya, ITS, dan UGM. Adapun prioritasnya pada program studi yang relevan dengan kebutuhan industri. Tujuannya jelas, agar generasi muda Sumbawa Barat memiliki keahlian yang selaras dengan peluang kerja di masa mendatang.

Merliza juga memberikan jaminan terkait aspirasi masyarakat, yang mungkin belum terakomodir dalam program unggulan pemerintah daerah.

“Jika suatu usulan tidak masuk dalam program utama pemda, bukan berarti diabaikan. Saya berkomitmen mengupayakannya melalui aspirasi Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD sebagai bentuk intervensi khusus untuk masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pengelolaan lingkungan melalui rencana pembentukan bank sampah serta program penggemukan sapi sebagai upaya diversifikasi ekonomi warga di masa mendatang. (Andini)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button