Polemik Sistem Pemilu, Ketua MK: Sistem apapun punya kelebihan kekurangan
Mataram (NTB Satu) – Kepastian sistem Pemilu masih jadi tanda tanya bahkan perdebatan publik, apakah masih akan terbuka atau sebaliknya menjadi tertutup.
Sementara di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), sidang gugatan judicial review atas Undang Undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 untuk meloloskan sistem proporsional tertutup, masih bergulir dan masuk fase kesimpulan.
Ketua Mahkamah Konstitusi, H. Anwar Usman ditemui di Mataram, Sabtu 10 Juni 2023 mengatakan, sidang atas gugatan materil pasal 168 ayat 2 UU Pemilu masih berlangsung di institusinya.
Masyarakat diminta bersabar menunggu sampai lahir putusan yang mempertimbangkan berbagai aspek Pemilu Legislatif.
Jika pada akhirnya akan lahir keputusan, maka dipastikannya akan berdasarkan dengan regulasi dan hukum ketatanegaraan.
Lihat juga :
- Kasat Resnarkoba Jadi Tersangka, Polda NTB Dalami Peran Kapolres Bima Kota
- Dari Seng ke Genteng Tanah Liat, Pemkab Sumbawa Siapkan Hunian Sejuk dan Buka Lapangan Kerja Desa
- Mentan RI Kunjungi NTB, Janjikan Jaminan Harga Pascapanen
- Jaksa Agendakan Periksa Pejabat Pemprov NTB Kasus DAK Dikbud Rp42 Miliar
- Cegah Salah Sasaran, Pemprov NTB Verifikasi Ketat Data Desa Berdaya



