Bawaslu Mataram Dapat Isyarat dari Parpol akan Disengketakan ke MK
Mataram (NTBSatu) – Menghadapi Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang digelar di Mahkamah Konstitusi (MK), Ketua Bawaslu Kota Mataram Muhammad Yusril mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan segala dokumen yang nantinya akan digunakan sebagai dasar untuk menghadapi PHPU.
Ia pun mengaku, Bawaslu Kota Mataram akan turut disengketakan di MK melalui agenda PHPU. Hal itu dikarenakan banyak partai yang mengadukan Bawaslu Kota Mataram ke MK.
“Bawaslu Kota Mataram informasinya juga akan ada PHPU dari partai peserta pemilu,” jelasnya kepada awak media Senin, 18 Maret 2024.
Ia tak menjawab spesifik Partai yang melaporkan untuk pengajuan sengketa.
“Partai mana saja, nanti kita lihat sesuai aduannya, kemungkinan lebih dari satu partai, bisa dua tiga partai juga,” bebernya.
Berita Terkini:
- Bupati Sumbawa Datangi Lokasi Kebakaran, Pastikan Bantuan untuk Korban
- Pemprov NTB Tanggap Cepat Tangani Kebakaran 36 Rumah di Sumbawa
- 16 Tahun Mengabdi Tanpa Pamrih, Sosok Solikin Danru Damkar Alas Gugur Saat Bertugas
- Kebakaran di Alas Sumbawa: 31 Rumah Rusak Berat, Warga Lebaran di Pengungsian
Lebih lanjut, sebelum mendapat panggilan MK, pihaknya akan merapikan seluruh dokumen terlebih dahulu, agar PHPU dapat dihadapinya dengan dasar yang kuat.
“Kami sedang merapikan terkait dengan form A pengawasan, mulai dari tingkat TPS yang 1248 TPS di Kota Mataram,” ungkapnya.
“Kemudian kami juga sedang merapikan terkait dengan form C salinan, kemudian form C hasil, dan kejadian-kejadian atau catatan-catatan pada saat baik itu pleno pada tingkat TPS maupun di tingkat Kecamatan,” sambungnya. (ADH)



