Mataram (NTB Satu) – Direktur Utama PT AMG inisial Psw, tersangka kasus dugaan korupsi proyek tambang pasir besi di Lombok Timur ditahan di Lapas Kelas IIA Mataram.
Dengan begitu, dia satu tempat dengan bawahannya inisial RA dan Kadis ESDM NTB, ZA.
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB, Nanang Ibrahim Soleh menyebutkan, Psw resmi menjadi tahanan terhitung sejak Kamis, 13 April 2023. Kejaksaan menahan Psw untuk mengantisipasi agar tersangka tidak menghilangkan barang bukti dan melarikan diri.
Pasalnya, kata Nanang, tersangka sudah tiga kali mangkir dari panggilan penyidik Kejati NTB. “Makanya waktu pemeriksaan di Jakarta, penyidik langsung menjadikannya sebagai tersangka,” kata pengganti Sungarpin itu.
Berita sebelumnya, Psw resmi menyandang status tersangka usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, sejak pagi hingga siang tadi. Dia menyandang status yang sama dengan bawahannya, Kacab PT AMG inisial RA dan Kadis ESDM NTB, ZA.
Dalam kasus ini juga, Kejakasaan berpotensi menetapkan tersangka baru. “Tunggu gelombang berikutnya,” tegas Kajati NTB. (KHN)
Lihat juga:
- Jaksa Mulai Telaah Dugaan Korupsi SPPD DPRD Lombok Utara
- 7 Fakta Unik Film Jumbo, Animasi Terlaris hingga Bakal Tayang di 17 Negara
- Jelang Mutasi, Hari ini 40 Pejabat Eselon II Pemprov NTB Jalani Job Fit
- SBY Nilai Dual Track Strategy Prabowo Hadapi Tarif AS 32 Persen Keputusan Tepat
- Fahrul Mustofa Ditunjuk Jadi Plt Ketua PMI Lombok Barat
- Menyoal Batas Usia Calon Rektor Versi Senat Unram