Road to Shell Eco Marathon, Diharapkan Jadi Pemantik Semangat Anak-anak NTB
Mataram (NTBSatu) – Gelaran Shell Eco Marathon akan kembali terlaksana di Pertamina Mandalika International Street Circuit pada Juli 2023 mendatang. Namun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB berkeinginan untuk melaksanakan Road to Shell Eco Marathon pada 17 hingga 18 Mei 2023 mendatang.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, Aidy Furqan mengatakan, Gubernur mengharapkan terdapat gelaran Road to Shell Eco Marathon. Kegiatan tersebut mesti terlaksana sebelum Shell Eco Marathon.
“Kami akan melakukan diskusi teknis dengan dinas terkait, termasuk perguruan tinggi untuk memperkenalkan karya anak-anak NTB,” ujar Aidy, Rabu, 15 Maret 2023.
Sejumlah sekolah dan perguruan tinggi di NTB lolos seleksi awal Shell Eco Marathon. Pada tahun 2022, NTB hanya berkesempatan untuk menampilkan hasil eksperimen kendaraan hemat energi.
Saat ini, SMK di NTB telah memiliki mobil prototipe yang sesuai dengan standar Shell Eco Marathon. Namun, Aidy mesti kembali mengecek kesiapan mobil prototipe tersebut.
Di Shell Eco Marathon, Pemprov NTB perlu mempertimbangkan bobot mobil yang rendah, bahan bakar irit, dan jangka waktu proses perakitan kendaraan.
Aidy menjelaskan, terdapat tiga tim dari perguruan tinggi yang hendak mengikuti Shell Eco Marathon. Sedangkan, di kancah SMK, terdapat dua tim yang telah bersedia mengikuti Shell Eco Marathon.
“Kami telah bertemu dengan adik-adik mahasiswa dan pelajar untuk membahas persiapan teknis. Namun, semangat anak-anak asal NTB perlu mendapat apresiasi yang tinggi,” jelas Aidy.
Ke depannya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB akan melaksanakan kegiatan pendampingan untuk peserta. Manajemen Shell Eco Marathon akan membantu pendampingan tersebut.(GSR)
Lihat juga:
- Aruna Senggigi Hadirkan Iftar Kuliner Nusantara Ramadan Mulai Rp138 Ribu
- Administrasi Menggantung, Proyek DAK 2024 SMAN 7 Mataram Belum Bisa Digunakan
- Epic Edufair 2026, Tempat Orang Tua Menemukan Masa Depan Pendidikan Anak
- Dampak SOTK Baru: NTB Mall Ditutup, Belasan Pegawai Diberhentikan
- Baznas Lotim Mengaku Tidak Tahu soal Potongan Zakat Gaji PPPK Paruh Waktu



