Kota Mataram

Harmoni Parade Ogoh-ogoh di Kota Mataram, Simbol Toleransi dan Kreativitas Generasi Muda

Mataram (NTBSatu) – Kota Mataram kembali hadir sebagai kota toleransi melalui penyelenggaraan Parade Ogoh-ogoh, yang berlangsung meriah dan penuh makna.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari tradisi keagamaan, tetapi juga wadah ekspresi seni dan penguatan nilai kebinekaan di tengah masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB).

IKLAN

Ribuan masyarakat tampak antusias memadati jalur pawai yang dimulai dari kawasan Cakranegara hingga simpang empat Mayura.

Beragam ogoh-ogoh ditampilkan dengan desain artistik dan filosofi mendalam, mencerminkan kreativitas serta semangat gotong royong generasi muda.

IKLAN

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal yang turut membuka acara menyampaikan, apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai, Parade Ogoh-ogoh menjadi bukti nyata kedewasaan masyarakat dalam menjaga harmoni sosial.

IKLAN

“Pemerintah melihat bahwa masyarakat NTB, khususnya di Kota Mataram, mampu menjaga toleransi dan kebersamaan dengan sangat baik. Ini adalah kekuatan utama yang harus terus kita rawat,” ujarnya, Rabu, 18 Maret 2026.

Ia juga mengatakan, kehidupan damai yang terbangun saat ini merupakan hasil dari proses panjang kebersamaan lintas budaya dan agama.

“Kita ingin menunjukkan, daerah ini adalah contoh bagaimana perbedaan dapat dikelola menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan,” tambahnya.

Ketua Pelaksana Kegiatan Parade Ogoh-ogoh, Made Krisna Yuda menyampaikan, kegiatan ini merupakan ruang kolaborasi antara seni, budaya, dan nilai spiritual.

“Ada 105 Ogoh-ogoh yang ikut serta di tahun ini, memang berkurang dari tahun sebelumnya sebanyak 185. Tetapi ini tak hanya pertunjukan, tetapi juga sarana untuk menyampaikan pesan moral tentang pentingnya menjaga keseimbangan hidup serta memperkuat kebersamaan di tengah perbedaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan aktif generasi muda menjadi kekuatan utama dalam menjaga keberlanjutan tradisi.

“Antusiasme para pemuda sangat luar biasa. Mereka tidak hanya berkarya, tetapi juga belajar tentang nilai kebersamaan dan tanggung jawab sosial,” tambahnya.

Hasil Lomba Ogoh-ogoh 2026

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, panitia juga mengumumkan pemenang lomba Ogoh-ogoh yang menampilkan karya terbaik dari berbagai kelompok pemuda.

  1. Juara 1 STT Negarasakah (Cakranegara), mengangkat tema Nritya Pralina;
  2. Juara 2 STT Dharma Sesana (Kecamatan Sandubaya), tema Awacarira Ibunya Maungkara;
  3. Juara 3: STT Gajah Mada (Pagesangan), dengan tema Kalki Avatara.

Parade Ogoh-ogoh ini berlangsung dengan tertib dan aman berkat dukungan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata, tradisi budaya dapat menjadi media pemersatu masyarakat di tengah keberagaman. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button