Saat TKA Digelar, Siswa Non-Peserta di Lombok Timur Diminta Belajar dari Rumah
Lombok Barat (NTBSatu) – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di Lombok Barat mulai berdampak pada pola belajar siswa. Selama ujian berlangsung, peserta didik yang tidak mengikuti TKA belajar dari rumah demi menjaga suasana tetap kondusif
Penerapan kebijakan ini seiring pelaksanaan TKA tingkat SMP yang berlangsung sejak 6 hingga 16 April 2026. Selama periode tersebut, siswa kelas 1 dan 2 SMP tidak mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah, melainkan belajar secara daring dari rumah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Barat, Lalu Najamuddin menjelaskan, kebijakan belajar dari rumah ini bersifat sementara dan hanya berlaku selama pelaksanaan TKA.
“Belajar dari rumah itu pemberlakuannya hanya saat TKA saja, pas Tes Kemampuan Akademik itu,” ujarnya kepada NTBSatu, Kamis, 9 April 2026.
Menurutnya, langkah ini untuk menciptakan suasana yang lebih tenang bagi siswa yang sedang mengikuti ujian. TKA sendiri merupakan evaluasi penting yang setara dengan Ujian Nasional, sehingga membutuhkan konsentrasi penuh dari peserta.
“Karena TKA ini butuh konsentrasi, karena untuk menjawab TKA itu butuh ketenangan,” jelasnya.
Meski belajar dari rumah, Najamuddin memastikan proses pembelajaran tetap berjalan. Siswa tetap mendapat tugas dari guru secara daring, yang kemudian dipantau dan dievaluasi secara berkala.
“Siswa diberikan tugas secara online, diperiksa sama guru dan tetap dipantau oleh guru dan kepala sekolah,” katanya.
Setelah pelaksanaan TKA tingkat SMP selesai, pola yang sama juga akan berlaku pada jenjang Sekolah Dasar (SD). TKA untuk SD akan berlangsung mulai 20 hingga 30 April 2026 dengan durasi yang sama, yakni 10 hari.
Selama periode tersebut, siswa SD yang tidak mengikuti ujian juga akan menjalani belajar dari rumah agar pelaksanaan TKA berjalan optimal.
Najamuddin menegaskan, kebijakan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas pelaksanaan ujian, sekaligus memastikan proses belajar siswa tetap berlangsung meski tidak secara tatap muka. (Zani)



