Pendidikan

Transformasi Digital, 200 Generasi Muda NTB Dibekali Ilmu AI Lewat Platform Online

Mataram (NTBSatu) – Kolaborasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI bersama PLAN Indonesia dan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Provinsi NTB, resmi meluncurkan program pengembangan kapasitas pemuda melalui Pelatihan Kecerdasan Buatan (AI) secara daring.

Plt. Asisten Deputi Bina Kepemudaan, Badan Usaha, dan Swasta Kemenpora RI, Rinilda, AP., secara resmi membuka kegiatan ini. Hadir juga Youth Engagement Officer, Lalu Agung Haris Atmaja dan Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan, H. Tarmidzi, S.Kom., ME., yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga.

Sebanyak 200 lebih peserta dari kalangan pelajar dan mahasiswa yang berasal dari tiga wilayah di NTB, mengikuti pelatihan ini, pada Rabu, 29 April 2026. Mereka dari Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, dan Kabupaten Lombok Utara.

Kolaborasi strategis ini merupakan wujud komitmen bersama dalam mempersiapkan generasi muda NTB. Agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital dan siap bersaing di era Revolusi Industri 4.0.

Tidak cukup sampai di sini, akan ada Pelatihan Kecerdasan Buatan (AI) susulan, yaitu batch 4 dan 5 yang menyasar Kabupaten Lombok Tengah dan kabupaten Lombok Timur. Pelatihan tersebut rencananya akan berlangsung pada awal Mei 2026. Setelahnya akan menyasar peserta dari Pulau Sumbawa.

Tingkatkan Produktivitas dan Kreativitas

Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Provinsi NTB, H. Tarmidzi, S.Kom., ME., menekankan pentingnya penguasaan teknologi bagi pemuda saat ini. Serta, mengucapkan terima kasih dam apresiasi kepada seluruh mitra kerja.

“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara Dikpora NTB, PLAN Indonesia, dan Kemenpora RI. Sinergi ini membuktikan perhatian terhadap pengembangan SDM pemuda sangat besar. Melalui pelatihan AI ini, kami ingin memastikan pemuda di Mataram, Lombok Barat, dan Lombok Utara tidak tertinggal dalam penguasaan teknologi yang saat ini menjadi kebutuhan utama dunia kerja,” tuturnya.

“Kita tidak bisa lagi menutup mata terhadap perkembangan teknologi. AI adalah masa depan dan pemuda NTB harus menjadi pelaku, bukan hanya penonton. Kami ingin menjangkau lebih banyak anak muda di berbagai wilayah, agar memiliki bekal keterampilan yang sama dan kompetitif”, terangnya.

Selanjutnya, pihaknya berharap dengan pelatihan ini tidak hanya untuk memberikan pemahaman teori, tetapi lebih kepada penerapan praktis. Para peserta akan mendapat bekal kemampuan untuk memanfaatkan AI dalam meningkatkan produktivitas, kreativitas, hingga pengembangan bisnis digital.

“Diharapkan, ilmu yang didapat bisa menjadi bekal untuk menciptakan inovasi dan peluang usaha baru,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button