Lombok-timur

Didesak Cabut Izin Tambang Pasir Besi, ESDM NTB Sarankan Bupati Lombok Timur ke Kementerian

Mataram (NTB Satu) – Kisruh tambang pasir besi di Dusun Dedalpak, Desa Pohgading, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur, membuat Bupati, M. Sukiman Azmy berubah pikiran. Ia sepakat bersama warga agar Gubernur NTB segera menghentikan aktivitas dari PT AMG.

Menanggapi permintaan Bupati Lombok Timur itu, Gubernur NTB melalui Kepala Dinas ESDM Provinsi NTB, Zainal Abidin meminta agar Pemda Lombok Timur bersurat langsung ke Kementrian ESDM.

IKLAN

Zainal beralasan, kewenangan pasir besi termasuk mineral logam berada di Kementrian.

“Karena pasir besi termasuk mineral logam, kewenangan ada di Kementrian ESDM berdasar Undang Undang nomor 3 Tahun 2020 tentang Minerba. Jadi Pemda Lombok Timur sebaiknya bersurat ke Kementrian,” ungkapnya dikonfirmasi ntbsatu.com, Senin 27 Februari 2023.

Disinggung soal izin dari PT AMG yang memiliki wewenang untuk eksplorasi, Zainal Abidin menegaskan, sampai saat ini izin dari PT AMG masih berlaku. Sehingga artinya, perusahaan tersebut masih bisa melakukan altivitasnya. “Masih berlaku,” tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Lombok Timur meminta agar Gubernur mencabut izin dari PT AMG. Bupati beralasan, aktivitas dari PT AMG itu sudah membuat resah masyarakat setempat. Tak hanya itu, perusahaan tersebut juga dinilai, telah merusak lingkungan dan infrastruktur jalan.

Disisi lain, Kejati NTB melalui Pidsus saat ini masih menggodok kasus dugaan gratifikasi tambang pasir besi di Lombok Timur tersebut. Bahkan, kasus tersebut sudah dinaikan ke tahap penyidikan.

Sementara itu, dari hasil penydikan Kejati NTB, sejumlah saksi sudah dipanggil untuk dilakukan pemeriksaan. Dari catatan ntbsatu.com, sejumlah saksi yang sudah dipanggil diantaranya, Kadis ESDM Provinsi NTB, Zainal Abidin, Sekda NTB, Lalu Gita Ariadi, Bupati Lombok Timur, M. Sukiman Azmy, mantan Bupati Lombok Timur, Ali Bin Dachlan, pihak Kementrian berinisial MN dan HN serta dari PT SMBR. (MIL)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button