Lombok Timur

Jerowaru dan Sekitarnya Terdampak Banjir Parah

Lombok Timur (NTBSatu) – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Lombok Timur memicu dampak serius, dengan Kecamatan Jerowaru menjadi daerah paling parah terdampak.

Data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur menunjukkan, beberapa desa terendam dan puluhan kepala keluarga terpaksa mengungsi ke lokasi aman.

Pelaksana Tugas Harian Kepala BPBD Lombok Timur, Rifaan menegaskan, banjir paling berat terjadi di wilayah Jerowaru. Ia menyebut, sejumlah desa mengalami genangan luas yang mengganggu aktivitas warga dan memaksa evakuasi darurat.

“Kecamatan Jerowaru yang terparah mengalami dampak banjir sajauh ini,” ujarnya, Rabu, 25 Februari 2026.

BPBD mencatat Dusun Sungkun di Desa Ekas Buana sebagai titik terdampak paling serius. Air masih menggenangi permukiman, sehingga puluhan kepala keluarga harus meninggalkan rumah sementara waktu.

Selain Ekas Buana, banjir juga meluas ke Desa Serewe, Pandanwangi, dan Wakan di kecamatan tersebut. Tidak hanya Jerowaru, dampak banjir turut dirasakan wilayah lain. Laporan lapangan menyebut warga Desa Pijot, Kecamatan Keruak, juga mengungsi karena rumah mereka terendam.

BPBD masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah keluarga terdampak di wilayah ini. Rifaan yang juga menjabat Sekretaris BPBD Lombok Timur mengatakan, tim terus melakukan penanganan awal. Petugas fokus menyalurkan bantuan mendesak, terutama makanan siap saji bagi warga yang mengungsi.

BPBD menegaskan proses pendataan dan distribusi bantuan masih berjalan. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca yang belum stabil di wilayah Lombok Timur. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button