Pemkab Lombok Timur Anggarkan Rp1 Miliar Bangun Jembatan yang Ambruk di Masbagik
Lombok Timur (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur menganggarkan sekitar Rp1 miliar, untuk membangun kembali jembatan yang ambruk di Desa Lendang Nangka Utara, Kecamatan Masbagik.
Pemkab menargetkan pembangunan jembatan permanen tersebut rampung pada tahun 2026, agar aktivitas warga kembali normal dan konektivitas antarwilayah segera pulih.
Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin menegaskan, pemerintah daerah akan membangun jembatan permanen yang aman dan tahan terhadap ancaman bencana.
Ia memastikan, pemerintah juga memperkuat bantaran sungai di sekitar lokasi untuk mencegah erosi yang berpotensi merusak konstruksi jembatan.
“Kami akan siapkan jembatan permanen agar masyarakat bisa segera menjalankan aktivitas. Kita juga akan perkuat pinggir sungai supaya tidak terjadi erosi,” katanya, Rabu, 14 Januari 2026.
Jembatan yang ambruk tersebut menghubungkan Desa Lendang Nangka Utara, Kecamatan Masbagik, dengan Desa Jurit Baru, Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur. Akses ini memiliki peran vital karena menjadi jalur utama mobilitas warga lintas kecamatan.
Kepala Pelaksana BPBD Lombok Timur, Lalu Muliadi sebelumnya menyampaikan, pihaknya segera mempersiapkan pelaksanaan proyek pembangunan jembatan tersebut.
Ia menargetkan pekerjaan fisik dapat berjalan pada tahun ini. “Kami targetkan tahun ini bisa dikerjakan,” ujar Muliadi.
Muliadi menjelaskan, jalan dan jembatan tersebut memiliki nilai strategis karena setiap hari dilalui warga. Sebagian besar masyarakat di Desa Lendang Nangka Utara dan sekitarnya berprofesi sebagai pedagang, petani, dan pekebun yang sangat bergantung pada akses tersebut.
Selain menopang kegiatan ekonomi, jalur ini juga mendukung akses pendidikan, layanan kesehatan, serta aktivitas sosial masyarakat.
Sambil menunggu pembangunan permanen, pemerintah desa bersama masyarakat telah memulihkan akses dengan membangun jembatan sementara dari bambu.
Kesepakatan tersebut melibatkan kepala desa dan camat setempat untuk memastikan arus transportasi warga tetap berjalan. (*)



