SD di Lombok Timur Bakal Dilengkapi Perangkat Digital Tiap Kelas
Lombok Timur (NTBSatu) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur (Lotim) terus mendorong penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran di sekolah dasar (SD). Tahun ini, pemerintah daerah menargetkan penambahan perangkat pembelajaran digital di sejumlah sekolah yang sebelumnya sudah melalui tahap verifikasi.
Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur, Hasanudin mengatakan, pihaknya akan menambah sekitar dua hingga tiga perangkat pada tahap berikutnya. Penambahan tersebut menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.
“Karena sudah kita verifikasi semuanya, tahun ini akan ditambah dua atau tiga. Kita lihat dari kemampuan anggaran,” ujarnya kepada NTBSatu, Kamis, 10 September 2026.
Perangkat tersebut bukan sekadar papan tulis digital biasa. Hasanudin menjelaskan, perangkat berbentuk layar seperti televisi atau smartphone itu memiliki aplikasi khusus untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
Bertambah Secara Bertahap
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lotim menargetkan jumlah perangkat terus bertambah pada tahun berikutnya. Dengan skema tersebut, setiap sekolah nantinya memiliki sekitar enam perangkat sehingga dapat mendukung pembelajaran di setiap kelas.
“Perhitungannya satu kelas satu. Jadi nanti setiap kelas bisa menggunakan perangkat untuk menunjang pembelajaran,” jelasnya.
Menurut Hasanudin, perangkat itu memuat berbagai materi pembelajaran yang dapat guru akses secara langsung. Guru cukup memilih materi sesuai kebutuhan tanpa harus mencari atau membuka berbagai modul secara terpisah.
Selain menyediakan perangkat, pihaknya juga menyiapkan pelatihan bagi guru. Langkah ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru, dalam memanfaatkan teknologi agar penggunaannya tidak justru menambah beban dalam proses belajar mengajar.
“Guru kita latih bagaimana kapasitas mereka terhadap teknologi ini bertambah. Jadi nanti tidak terlalu repot, tinggal klik dan materi pembelajaran sudah tersedia,” ujarnya.
Hasanudin memastikan kebutuhan internet juga menjadi perhatian. Ia menyebut, jaringan internet secara umum sudah menjangkau wilayah Lombok Timur, termasuk sejumlah kawasan yang berada cukup jauh dari pusat daerah.
“Alhamdulillah, untuk Lombok Timur secara umum sudah menjangkau. Mau ke Sembalun, 3T, sampai Tanjung Luar, jaringan sudah ada,” katanya.
Penggunaan perangkat digital tersebut pada akhirnya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menggunakan teknologi.
Ia berharap, siswa sejak jenjang SD sudah terbiasa memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari proses pembelajaran. (*)




