Pemerintahan

Sambut HKG PKK, Pemprov NTB Gelar Pangan Murah hingga Berobat Gratis

Mataram (NTBSatu) – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar aksi sosial berupa Gerakan Pangan Murah (GPM), Pemeriksaan Keamanan Pangan, dan Layanan Kesehatan Gratis bagi masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor TP PKK Provinsi NTB pada Kamis, 27 Agustus 2026. Tujuannya untuk menyambut Puncak Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Provinsi NTB.

Kegiatan ini mengusun tema “Kuatkan Kolaborasi dan Kepedulian untuk Bergerak Bersama Menuju NTB Makmur Mendunia.” Pelaksanaannya pada 4–5 September 2026 mendatang.

IKLAN

Ketua TP PKK Provinsi NTB, Sinta Agathia M. Iqbal mengatakan, agenda ini bukan sedakar formalitas saja. Lebih dari, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Keberadaan PKK tidak sebatas rencana formal di atas kertas. Namun, gerakan nyata bersama warga untuk memenuhi kebutuhan pokok serta mendorong pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Sinta menilai, pelaksanaan GPM sangat krusial di tengah kondisi ekonomi yang menantang bagi sebagian warga. Ia menekankan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama agar manfaat pemberdayaan masyarakat dapat menjangkau khalayak yang lebih luas.

IKLAN

Ia memahami betul beratnya tekanan ekonomi yang menghimpit warga saat ini.

“Oleh karena itu, inisiatif PKK menggelar pasar murah menjadi bukti nyata bahwa organisasi ini hadir dan berdiri berdampingan bersama masyarakat,” lanjutnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB, Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Mata Provinsi NTB. Kemudian, Rumah Sakit Mutiara Sukma, serta warga yang menyambut acara dengan penuh antusias. Sinta mengajak warga untuk aktif memberikan masukan konstruktif agar program PKK makin tepat sasaran.

Ia membuka diri terhadap saran dan kritik dari warga apabila ada program yang belum tepat sasaran. Sekaligus meminta arahan terkait kebutuhan masyarakat yang selama ini belum terjangkau oleh PKK.

Ketersediaan Logistik dan Mutu

Sementara itu, Kepala Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pasokan Harga Pangan, Irine Silviani, yang mewakili Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB, menjelaskan bahwa pihaknya menyelenggarakan GPM untuk menstabilkan harga dan menjaga pasokan pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Selain menjual komoditas dengan harga terjangkau, tim dari bidang keamanan dan mutu pangan juga menguji langsung kadar pestisida pada produk hortikultura, termasuk sayuran dan buah segar.

Irine menjelaskan, program pasar murah ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan jelang hari besar keagamaan. Selain itu, petugas laboratorium secara langsung menguji kadar sisa pestisida pada buah dan sayur. Ia memastikan seluruh pasokan pangan, termasuk hasil panen dari Sembalun, berada dalam batas aman untuk dikonsumsi warga.

“Berbagai pemangku kepentingan turut mendukung pelaksanaan GPM ini. Mulai dari BUMN seperti Bulog dan ID Food, Pelaku Usaha Pangan Masyarakat (PUPM). Kemudian, pelaku UKM pertanian, hingga distributor grosir dari Kota Mataram. Pemerintah Provinsi NTB berencana memperluas jangkauan kegiatan serupa ke beberapa wilayah lain. Seperti Kelurahan Berdaya Mandalika dan Desa Batu Mekar,” kata Irene.

Di sektor pelayanan publik, masyarakat memanfaatkan akses layanan kesehatan gratis yang disediakan oleh Rumah Sakit Mata Provinsi NTB dan Rumah Sakit Mutiara Sukma. Layanan tersebut mencakup pemeriksaan fisik, kesehatan mata, hingga kesehatan jiwa.

Layanan kesehatan gratis ini sejalan dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari pemerintah pusat yang bertujuan mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini kesehatan.

Melalui aksi sosial yang terintegrasi ini, TP PKK NTB berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi dan memperluas gerakan pemberdayaan masyarakat demi mewujudkan visi NTB Makmur Mendunia. (Japriani)

Artikel Terkait