Nasional

Cek Fakta! Kemhan Cap Hoaks Video Latihan Militer Perempuan SPPI Pegang Senjata

Mataram (NTBSatu) – Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia memberikan label hoaks pada dua video unggahan yang beredar luas di media sosial pada Rabu, 1 Juli 2026. Unggahan ini memicu polemik serta sorotan tajam dari berbagai organisasi pers nasional terkait akurasi pembelaan tersebut.

“Narasi yang mengaitkan video tersebut dengan peserta SPPI tidak benar. Informasi keliru tersebut telah tersebar luas di berbagai platform media sosial maupun media daring,” tulis Kemhan dalam akun X @Kemhan_RI pada Rabu, 1 Juli 2026.

Sebelumnya, dua video beredar menampilkan sejumlah perempuan berseragam militer. Video pertama menampilkan aktivitas merayap di dalam saluran air.

IKLAN

Sementara itu, video kedua merekam latihan menembak dengan senjata laras panjang yang diklaim sebagai Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).

Kemhan bersikeras video tersebut merupakan dokumentasi kegiatan Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN) yang publik salahartikan.

Penelusuran Fakta

NTBSatu mencoba melakukan verifikasi terhadap kedua rekaman tersebut dengan melihat beberapa potongan kecil sebagai petunjuk dalam video. Selanjutnya, akan membandingkan beberapa petunjuk tersebut dengan hal yang berkaitan.

IKLAN

Untuk video pertama yang memperlihatkan para perempuan tiarap di saluran pembuangan air. Berdasarkan penelusuran, akun TikTok @bn745se merupakan yang pertama mengunggah pada Selasa, 26 Mei 2026.

Hingga Jumat, 17 Juli 2026, unggahan tersebut sudah mendapat 336 ribu lebih tayangan, 1.173 komentar, 5.943 suka, dan 1.975 kali dibagikan. Unggahan tersebut memuat tagar komcad dan ASN.

Waktu unggahan ini cocok dengan periode resmi Latsarmil Komcad gelombang pertama yang berlangsung dari 22 April hingga 5 Juni 2026. Dengan demikian label hoaks dari Kemhan untuk video pertama terbukti tepat.

Namun hal berbeda muncul pada verifikasi video kedua yang memperlihatkan latihan menembak menggunakan senjata laras panjang. NTBSatu menemukan video tersebut pertama kali dari unggahan akun @ilhampid di akun Threads pada Senin, 29 Juni 2026.

Setelah melakukan penelusuran, tanggal tersebut sesuai dengan rentang jadwal pelaksanaan latsarmil bagi peserta SPPI. Penelusuran jejak digital mengungkap keberadaan spanduk Kodiklatal di lokasi pengambilan gambar, yang merupakan tempat resmi latihan SPPI sejak Juni 2026.

Selain itu, bukti paling mutakhir terlihat pada fisik seragam peserta. Pada detik ke-10 video, bagian dada kiri peserta menggunakan emblem bertuliskan SPPI, sedangkan bagian kanan tertulis SISWA. Seragam ini identik dengan dokumentasi resmi latsarmil SPPI dari unggahan Kemhan.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelusuran fakta, label hoaks dari Kemhan pada kedua video tersebut tidak sepenuhnya akurat. Video pertama dari akun TikTok @bn745se memang benar merupakan kegiatan Komcad ASN.

Namun video kedua dari akun Threads @ilhampid terbukti benar merupakan dokumentasi asli latihan militer peserta SPPI, bukan hoaks seperti klaim pihak Kemhan. (*)

Artikel Terkait