Mengenal Ipda Harindra, Putra NTB Peraih Adhi Makayasa Akpol 2026

Jakarta (NTBSatu) – Ipda Harindra Arsandho Tegarbaja bersyukur berhasil meraih predikat lulusan terbaik atau Adhi Makayasa Akademi Kepolisian (Akpol) 2026.
Perwira muda asal Provinsi NTB, Kota Mataram itu mengaku pencapaian tersebut diraih melalui persaingan sehat dengan rekan-rekannya selama menempuh pendidikan di Akpol.
Rasa syukur itu disampaikan Harindra usai mengikuti upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026.
“Tidak lupa saya juga bersyukur kepada Tuhan. Terima kasih kepada keluarga yang sudah mendukung saya sejak awal sehingga saya bisa menjadi perwira yang terbaik,” kata Harindra mengutip detikcom.
Profil Harindra
Harindra lahir di Mataram pada 8 Maret 2004. Ia merupakan alumnus Sekolah Taruna Nusantara. Ayahnya, Suhartono Toemiran, dan ibunya, Baiq Indra Rahmi, berprofesi sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Nusa Tenggara Barat.
Menurut Harindra, seluruh taruna memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi lulusan terbaik. Selama pendidikan, mereka saling memotivasi melalui persaingan yang sehat.
“Semuanya saling bersaing. Apalagi mereka semua teman-teman saya. Bukan bermaksud menjatuhkan, tetapi dalam hidup kita memang harus bersaing. Saya berusaha lebih banyak, dan mungkin juga karena rezeki dari Tuhan akhirnya bisa mendapatkan Adhi Makayasa,” ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara Prasetya Perwira TNI dan Polri yang melantik sebanyak 1.177 perwira remaja.
Mereka terdiri atas 512 calon perwira dari Akademi Militer (Akmil), dan 229 dari Akademi Angkatan Laut (AAL). Serta 154 dari Akademi Angkatan Udara (AAU), dan 282 dari Akademi Kepolisian (Akpol).
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyematkan tanda pangkat kepada para penerima penghargaan Adhi Makayasa. Yaitu penghargaan bagi lulusan terbaik dari masing-masing akademi.
Empat penerima Adhi Makayasa 2026 tersebut ialah Calvin Tidar Sakti dari Akmil, M Rizqi Wira Utama dari AAL, Yehezkiel Bonaventura Y. dari AAU, dan Ipda Harindra Arsandho Tegarbaja dari Akpol. (*)




