Nasional

Gunung Anak Krakatau Meletus 19 Kali pada HUT ke-81 RI

Jakarta (NTBSatu) – Sepanjang Senin, 17 Agustus 2026, Gunung Anak Krakatau (GAK) yang terletak di Selat Sunda meletus sebanyak 19 kali.

Amplitudo letusan Gunung Anak Krakatau kemarin berkisar 30-64 mm dengan lama gempa antara 21-197 detik. Abu vulkanik terpantau mencapai ketinggian 400 meter dari puncak.

Mengutip laporan Magma Indonesia, petugas pos pantau Pasauran, Deny Mardiono, mencatat 64 kali gempa hembusan. Gempa tersebut memiliki amplitudo 15–59 mm dengan durasi 18–150 detik.

IKLAN

Selanjutnya 20 kali gempa harmonik dengan amplitudo 36-56 mm, dan lama gempa 42-260 detik. Kemudian ada 4 kali gempa low frequency dengan amplitudo 24-43 mm, dan lama gempa 6-14 detik.

Kegempaan masih berlanjut dengan 19 kali gempa hybrid atau fase banyak, dengan amplitudo 4-50 mm.

“1 kali gempa tremor menerus dengan amplitudo 2-55 mm, dominan 20 mm,” demikian  Deny dalam laporannya.

IKLAN

Aktivitas Gunung Anak Krakatau terus berlanjut pada Selasa, 18 Agustus 2026. Sejak pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, petugas mencatat satu kali gempa embusan beramplitudo 10 mm dengan durasi 38 detik.

Selanjutnya 5 kali harmonik dengan amplitudo 14-43 mm, dan lama gempa 20-424 detik. Berikutnya 1 kali gempa hybrid/fase banyak, dengan amplitudo 8 mm.

“1 kali gempa tremor menerus dengan amplitudo 1-20 mm, dominan 1 mm,” tulisnya lagi.

PVMBG memperingatkan masyarakat, wisatawan, dan nelayan agar tidak beraktivitas dalam radius 3 km dari Gunung Anak Krakatau.

Larangan itu untuk menjaga keselamatan dan menghindari lontaran material vulkanik. (*)

Artikel Terkait