Polisi Periksa Mantan Pacar Mahasiswi Unram yang Ditemukan Meninggal
Mataram (NTBSatu) – Pengusutan kasus dugaan pembunuhan terhadap mahasiswi Universitas Mataram (Unram) berinisal NDR, terus berjalan. Hingga saat ini penyidik telah memeriksa 14 saksi. Termasuk, mantan pacar korban.
“Sudah periksa 14 saksi. Hari ini ada dua orang. Yakni rekan korban dan mantan pacar korban,” kata Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP I Made Dharma Yulia Putra, Senin, 25 Mei 2026.
Dharma memiliki tak menyebut identitas mantan pacar korban tersebut. Menyusul proses penyidikan masih berjalan.
Langkah lain, penyidik juga telah membawa beberapa sample tubuh korban ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri di Jakarta. “Jadi yang kita bawa hasil swab di tubuh korban,” ujar mantan Kasat Reskrim Polres Lombok Timur ini.
Selain itu, sambung Dharma, pihaknya hingga saat ini masih melakukan pengecekan di sekitar kos korban. Tepatnya di Jalan Sakura VII, Gomong, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram.
“Kami masih melakukan pendalaman terhadap beberapa saksi yang belum kami periksa. Kami sudah berkoordinasi dengan ahli forensik juga,” bebernya.
Menyinggung apakah penyidikan kepolisian sudah semakin mengerucut dan mengantongi calon tersangka, Dharma memilih tak berkomentar jauh.
Ia menegaskan, proses pendalaman terhadap kematian mahasiswi Unram ini masih berjalan. “Kami juga mengharapkan cepat selesai,” ujarnya.
Sebagai informasi, NDR ditemukan meninggal di kamar kosnya pada Minggu, 17 Mei 2026. Mahasiswi asal Desa Beru, Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa, NTB, itu diduga kuat menjadi korban pembunuhan. (*)




