HukrimKota Mataram

Polresta Mataram Amankan 9 Remaja Konvoi Bawa Senjata Tajam

Mataram (NTBSatu) – Polresta Mataram menindak tegas kelompok remaja yang berkonvoi sambil mengacungkan senjata tajam di jalanan umum. Langkah ini merupakan respons cepat pihak kepolisian usai video aksi meresahkan para remaja tersebut viral dan memicu kekhawatiran masyarakat di media sosial.

Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP I Made Dharma YP mengatakan, kepolisian sudah melakukan pengamanan sejak beberapa malam terakhir.

“Berkaitan itu, kami malam Minggu kemarin kami turun langsung. Jadi gini, itu tuh sudah kita lakukan tindakan sebenarnya,” katanya kepada NTBSatu pada Jumat, 11 September 2026.

IKLAN

Sebelumnya, aksi konvoi sepeda motor oleh belasan remaja tersebut terekam kamera dan beredar luas. Dalam video berdurasi 1 menit 7 detik yang beredar, sejumlah remaja tampak berkendara pada malam hari sambil mengacungkan senjata tajam jenis parang panjang dan celurit, serta berteriak-teriak di sepanjang jalan.

Kronologi Penangkapan dan Penyisiran

Tim dari Unit Resmob Satreskrim Polresta Mataram langsung bergerak melakukan penindakan lapangan sejak Minggu subuh sekitar pukul 04.00 Wita. Pada tahap awal, petugas mengamankan empat remaja untuk menjalani pemeriksaan mendalam.

Dari hasil pendalaman terhadap empat remaja tersebut, polisi mengantongi sejumlah nama lain yang terlibat. Petugas kemudian melakukan penyisiran ke beberapa titik lokasi terpisah hingga kembali mengamankan lima remaja yang membawa senjata tajam.

IKLAN

Total sembilan remaja beserta barang bukti senjata tajam kini telah berada di Polresta Mataram untuk proses hukum lebih lanjut.

“Mereka kan bergabung . Yang kami ambil 4 di malam Minggu, sama ini lagi 5. Ini kan yang bawa sajam yang kita atensi,” ujarnya.

Patroli dan Imbauan Orang Tua

Guna mencegah kejadian serupa, Polresta Mataram menyiagakan personel untuk mengintensifkan patroli mobile secara berkala dari malam hingga dini hari. Wilayah patroli mencakup titik-titik rawan dan perbatasan kota, mulai dari kawasan Ampenan, Sandubaya, hingga Narmada.

Pihak kepolisian juga mengimbau para orang tua agar lebih ketat mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama saat malam hari. Pengawasan keluarga menjadi kunci penting untuk mencegah anak-anak terlibat aksi kriminalitas maupun gangguan ketertiban masyarakat.

“Tolong bagi orang tua, kita sama-sama menjaga anak-anaknya. Tolong ingatkan. Terutama di jam-jam rawan,” tegasnya.

Kepolisian memastikan terus hadir di tengah masyarakat melalui upaya preemtif dan preventif guna menjamin rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga Kota Mataram. (*)

Artikel Terkait